Friday, November 19, 2010

Ditemukan Potongan Tubuh Manusia * Diduga Korban Mutilasi

MARTAPURA © Jumat (19/11) sore sekitar pukul 18.30 Wita, warga di
seputar Kompleks Lutfia Tunggal dan dekat Kompleks Permata, Bincau,
Martapura, Kabupaten Banjar dikejutkan ditemukannya secara tak
sengaja oleh seorang warga, empat potongan bagian tubuh manusia
berjenis kelamin perempuan yang diduga adalah korban mutilasi.
Á ÁPenemuan ini sontak mengundang perhatian ratusan warga sekitar
yang penasaran ingin tahu dari dekat bagaimana bentuk tangan dan
kaki manusia yang sudah terpisah dari raga utuhnya itu.
Á ÁDari informasi, potongan yang ditemukan tanpa sengaja itu
terdiri dari kepala, tangan kanan dan tangan kiri serta kaki kiri.
Sayangnya, potongan kaki kanan dan tubuh masih misterius, sehingga
polisi mesti ekstra keras mengungkap identitas korban yang diduga
baru beberapa jam dibunuh tersebut.
Á ÁKapolres Banjar melalui Plt Kasat Reskrim Polres Banjar Iptu
Abdul Murid menerangkan, penemuan tersebut tanpa disengaja oleh
warga sekitar yang kebetulan hendak mandi di saluran irigasi Riam
Kanan, Kompleks Lutfia Tunggal.
Á Á"Kebetulan warga ada yang hendak mandi, lalu melihat ada tas
berwarna hitam cukup besar mengapung dan larut di saluran irigasi.
Warga yang penasaran dengan tas tersebut kemudian menarik tas ke
tepi. Namun, begitu dibuka, ternyata potongan©potongan tubuh
manusia," jelasnya.
Á ÁDitambahkan Murid, warga yang terkejut dan tak menyangka
temuan tersebut kemudian mengontak pihaknya, sehingga aparat
lansung bergerak ke lokasi penemuan.
Á Á"Ada empat potongan yang ditemukan tanpa sengaja itu, yakni
kepala, tangan kanan dan tangan kiri serta kaki kirinya. Sementara
potongan tubuh serta kaki kanan tidak diketahui keberadaannya,"
cetusnya.
Á ÁPotongan yang diduga masih baru dan diduga lagi korban
pembunuhan beberapa jam sebelumnya itu lalu dievakuasi oleh petugas
Polres Banjar ke Rumah Sakit Ratu Zalekha Jl Menteri Empat.
Á Á"Menurut keterangan dokter yang ahli, korban memang korban
mutilasi dan baru beberapa jam dihabisi. Sayangnya, belum ada warga
yang mengaku mengenali wajah korban. Kita akan berusaha keras
mencari tahu identitas korban," bebernya.
Á ÁMurid menyatakan, pihaknya mulai membentuk tim untuk
membongkar kasus mutilasi ini, sehingga terkuat fakta yang
sebenarnya tentang siapa korban mutilasi tersebut, serta motif dan
pembunuhnya.
Á Á"Tolong doanya Mas, semoga kasus ini cepat terkuak, karena
kasus ini cukup meresahkan warga," harapnya.
Á ÁSampai saat ini, empat potongan tubuh manusia yang tak
beridentitas tersebut masih teronggok di kamar jenazah Rumah Sakit
Ratu Zalekha. Ã Ãadi

1 comment:

Rahmat said...

Selalu terdepan ya bang^^..
salam dari Rahmat^^