Tuesday, November 23, 2010

'Darah' Di Motor Revo Dibawa Ke Surabaya

BANJARMASINÄ Ä © Keseriusan aparat Sat I Krimum Dit Reskrim Polda
Kalsel dan Polres Banjar mengungkap kasus mutilasi terhadap
Fatmawati (16), warga Jl Guntung Harapan RT 34 Kelurahan Guntung
Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru, ditunjukkan dengan
mengirim sampel bercak 'darah' di motor Honda Revo KH 6331 TA.
Á ÁSelasa (23/11), Dir Reskrim Kombes Pol Mas Guntur Laupe kepada
wartawan menerangkan, demi membuktikan apakah ada indikasi kalau
motor tersebut pernah membawa potongan tubuh korban, maka penyidik
mengirimkan sampel bercak 'darah' ke Puslabfor Polda Jatim di
Surabaya.
Á Á"Sampel darah korban dan sampel dari bercak di motor Revo itu
dikirim ke Puslabfor Polda Jatim, guna membandingkan apakah benar
sampel bercak di Revo sama dengan darah korban," jelasnya.
Á ÁDijelaskan, penyidik memang mencurigai motor tersebut, karena
ditemukan tanpa pemilik di sekitar TKP penemuan potongan tubuh
korban di kawasan Bincau, Martapura.
Á Á"Kita masih mencari siapa pemilik motor tersebut, karena saat
ditemukan di sekitar TKP penemuan, motor tanpa ada pemiliknya,"
cetusnya.
Á ÁPolisi, lanjutnya, masih berupaya keras mencari siapa pelaku
pembunuhan sadis sekaligus mutilasi terhadap putri Sa'diah (47)
tersebut.
Á ÁSementera pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang diduga
pernah melihat istri Syahlan (21) ini menjelang akhir hayatnya,
terus berlanjut.Á Á
Á ÁDi samping itu, polisi di Martapura juga masih melacak
keberadaan sisa potongan tubuh korban, terutama bagian dada dan
perut korban.
Á ÁSenin (22/11), sejumlah petugas Resmob Sat I Krimum Dit
Reskrim Polda Kalsel curiga bercak diduga darah di motor Honda Revo
warna abu©abu les biru KH 6331 TA yang diperkirakan motor yang
pernah ditumpangi korban mutilasi, Fatmawati (16).
Á ÁPengambilan sampel dilakukan di hadapan Dwi, pemuda yang
diduga pernah membawa korban beberapa hari lalu sebelum korban
ditemukan menjadi korban mutilasi.
Á ÁSenin (22/11) juga, potongan kaki kanan hingga pinggul
ditemukan oleh seorang warga Bincau secara tak sengaj, ketika
mencari enceng gondok di Sungai Bincau.Á p p 2 Á
Á ÁSebagaimana diberitakan, Jumat (19/11) sore sekitar pukul
18.30 Wita, warga di seputar Kompleks Lutfia Tunggal dan dekat
Kompleks Permata, Bincau, Martapura, Kabupaten Banjar dikejutkan
ditemukannya secara tak sengaja oleh seorang warga, empat potongan
bagian tubuh manusia berjenis kelamin perempuan yang diduga adalah
korban mutilasi.
Á ÁPenemuan ini sontak mengundang perhatian ratusan warga sekitar
yang penasaran ingin tahu dari dekat bagaimana bentuk tangan dan
kaki manusia yang sudah terpisah dari raga utuhnya itu.
Á ÁDari informasi, potongan yang ditemukan tanpa sengaja itu
terdiri dari kepala, tangan kanan dan tangan kiri serta kaki kiri.
Sayangnya, potongan kaki kanan dan tubuh masih misterius.
Belakangan, diketahui kalau korban adalah Fatmawati. Ã Ãadi

No comments: