Sunday, October 17, 2010

Oknum Polri Kesandung Narkoba, Perwira Kasak©kusuk

BANJARMASINÄ Ä © Kini seragam Polri Mapolda Kalsel tercoreng yang
kesekiankalinya, saat oknum Polri yang bertugas di Dit Polair Polda
Kalsel dan oknum Polri bertugas di Polres Tanah Bumbu (Tanbu),
tertangkap tangan diduga sedang pesta narkotika jenis sabu dan
ineks di Hotel Tokyo lantai II di Jl Kolonel Sugiono tepatnya depan
Radio Nirwana Banjarmasin, Minggu (17/10) pukul 04.30 Wita.
Á ÁMereka diciduk saat petugas Narkoba sedang melakukan operasi
lapangan. Pertama diamankan dua pelaku ineks serbuk, dan
pengembangan mengarah kepada dua oknum Polri bawahan Mapolda Kalsel
serta empat sipil yang ikut terjaring razia narkoba di kamar Hotel
Tokyo tersebut.
Á ÁIronisnya, enam jam lebih wartawan baik cetak dan elektronik
menunggu konfirmasi ke Sat Narkoba, ternyata tak membuahkan hasil
guna mempublikasikan ke depan umum baik nama serta pangkat kedua
oknum Polri, serta enam orang sipil yang terlibat narkotika di
dalamnya saat penggerebekan di Hotel Tokyo Banjarmasin dini hari
itu oleh petugas Sat Narkoba.
Á ÁDari pukul 12.00 Wita, hingga pukul 16.00 Wita wartawan
menunggu, pukul 16.10 Wita di Sat Narkoba datang enam oknum Polri,
diduga lima orang dari Dit Polair Mapolda Kalsel dan satu dari
Polres Tanbu terlihat kasak©kusuk keluar masuk ke ruang penyidikan
Sat Narkoba, belum diketahui apa kapasitas mereka di sana, apakah
sekadar menjenguk kedua oknum yang kesandung narkotika atau apa
masih belum diketahui.
Á ÁSaat keenamnya keluar dari Sat Narkoba, saat diwawancarai
wartawan tak satupun yang bisa memberikan komentar, kedatangan
mereka ke Sat Narkoba, begitu juga Kanit Idik I Sat Narkoba Iptu
Hady Saputra Siagian saat dikonfirmasi.
Á Á"Nantilah itu bukan kapasitas saya, saya hanya bawahan, saya
sudah koordinasi dengan Kasat Narkoba Kompol Christian Rony SIK,
kalau tak salah besok (hari ini) kasus akan digelar langsung oleh
Kapolresta Kombes Pol Drs Hilman Thayib," katanya.
Á ÁNamun saat ditanya apa kapasitas enam perwira berpangkat AKP
baik dari Dit Polair Mapolda Kalsel dan AKP dari Polres Tala yang
kasak©kusuk di Sat Narkoba, terlihat dari raut wajahnya keheranan.
"Masa begitu, mereka bukan dari Polri, yang pasti teman©teman
wartawan ngertilah posisi saya yang hanya sebagai bawahan, ada yang
lebih tinggi lagi selain saya," ucapnya heran.
Á Á"Semua masih dalam pemberkasan, sekira pukul 04.30 Wita ada
informasi masuk ke Sat Narkoba di Hotel Tokyo sedang pesta narkoba.
Saat digrebek di lantai II ditemukan dua orang kedapatan memiliki
ineks namun sudah hancur diduga diinjak. Selain itu dikembangkan
pada tiga kamar lainnya kita dapati enam pelaku lain termasuk dua
oknum Polri itu, kita temukan barang bukti alat isap sabu,"
cetusnya.
Á Á"Kita masih belum bisa katakan nama serta pangkat oknum Polri
tersebut, selengkapnya besok. Kita hanya bawahan kita harus lapor
Kapolresta dulu, yang jelas dua orang dulu pengembangan baru ada
dua oknum Polri. Hasil tes dari serbuk yang diduga ineks yang
hancur belum diketahui hasilnya dan belum diketahui BB©nya, yang
jelas besok kedelapan orang pelaku dari empat kamar di Hotel Tokyo,Ô h) 0*0*0*° ° Ô kita gelar," pungkasnya.
Á ÁDalam pantauan lain, di Sat Narkoba selain enam perwira yang
kasak©kusuk di Sat Narkoba, terlihat juga para pelaku narkoba
keluar masuk dari ruang penyidik Sat Narkoba dengan kursi yang ada
borgolnya, serta dua wanita yang diduga ikut di dalam pesta narkoba
itu. Bahkan enam perwira itu sempat masuk ruang penyidik yang
sedang memeriksa kedelapan pelaku narkoba. Sayang upaya wartawan
guna mempublikasikan gambar terhalang.
Á ÁDari informasi lain didapat, dua oknum Polri hanya satu yang
bisa diketahui dari oknum Dit Polair Mapolda Kalsel bernama Harun
sedangkan posisinya di sana masih belum diketahui. Sayang oknum
Polri dari Polres Tanbu nama dan jabatannya tak bisa diketahui
wartawan. Ã Ãzal/adi

No comments: