Friday, October 22, 2010

Kapolresta: Hah, Yang Mana Lagi?

BANJARMASINÄ Ä © Seolah bertubi©tubi menghadapi kasus oknum Polri,
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Drs Hilman Thayib SIK sampai
terkaget©kaget. "Hah, yang mana lagi," tanyanya balik ketika
wartawan mengkonfirmasi soal kasus dugaan perbuatan asusila oleh
oknum Polri, Jumat (22/10).
Á ÁDengan nada geram, Hilman berjanji akan menyikat oknum Polri
yang nakal. Belum satu minggu berjalan kasus oknum Polri kesandung
narkotika ditambah lagi kasus oknum Polri Dit Polair Mapolda Kalsel
dianiaya gara©gara wanita lain yang punya suami.
Á ÁBegitu terkejut lagi Kapolresta yang baru satu bulan lebih
memimpin Mapolresta Banjarmasin saat puluhan wartawan
mengkonfirmasi ada lagi dua oknumnya yang kesandung di tempat
hiburan malam (THM) HBI, hingga korban diduga syok akibat ulah dua
oknum itu.
Á Á"Bila lidik petugas jelas kita sikat nanti oknum tersebut yang
masuk THM terbukti. Seperti kasus oknum Polair yang kesandung kasus
di Hotel Sari Perdana (Hotel Pink) Jl Sutoyo S Banjarmasin,
sekarang mereka sudah diserahkan ke kesatuannya di Dit Polair
Mapolda Kalsel," katanya dengan suara marah tertahan.
Á Á"Jikalau ada anggota yang nakal, kita dan saya sendiri akan
tindak tegas sesuai kaidah pengayom dan pelindung masyarakat. Oknum
Polair dan oknum Polantas Tanah Bumbu memang positif, sekarang
sudah kita serahkan ke kesatuannya," pungkasnya.
Á ÁSeperti yang diberitakan kemarin dua oknum Mapolresta yang
bertugas di Unit Tipiter Sat Reskrim Mapolresta Banjarmasin kini
sedang dalam penanganan pihak Provos P3D Mapolresta Banjarmasin,
terkait keduanya ke THM dan diduga melakukan tindak asusila
terhadap warga sipil di salah satu room di lantai III HBI
Banjarmasin.
Á ÁSebagaimana diberitakan, oknum Polri Bripda Eko, anggota Dit
Polair Mapolda Kalsel ini, tinggal berdekatan dengan Dara. Oknum
Polri ini sering main ke rumah si wanita itu, dan singkatnya
hubungan asmara terlarang pun terjadi.
Á ÁApalagi suami si wanita diketahui bernama Dillah sering pergi
keluar malam karena aktivitas kerjanya, dan diduga perselingkuhan
ini sudah sering terjadi dan suami Dara tahu.
Á ÁTerungkapnya perselingkuhan ini hingga mengakibatkan oknum
Polri tersebut terluka manakala pada Kamis (21/10) dini hari,
ketika Dillah, sang suami pulang ke rumahnya.
Á ÁSaat tiba di rumahnya Dillah tidak menemukan istrinya dan
rumah dalam keadaan kosong, namun uniknya Dillah langsung keluar
dan menuju Jl Sutoyo S memasuki Hotel Sari Perdana dengan satu
botol air keras (cuka) digenggaman dan sebilah pisau langsung
menuju kamar yang ia tahu ada istri tercintanya di kamar itu sedang
bercumbu dengan oknum Polri tersebut.
Á ÁTanpa sengaja saat ia ketuk pintu yang membuka pintu kamar
hotel itu ternyata istrinya, langsung ia siram air keras yang ada
pada tangannya hingga mengenai badan isterinya. Belum diketahui
apakah istrinya terluka bakar atau tidak karena Dara langsung
kabur, sedangkan oknum mengetahui ada keributan langsung memadamkan
lampu kamar hotel itu.
Á ÁKarena sudah beringas Dillah masuk dengan membabi buta. Dengan
pisau di tangan ia sabetkan pisau dikegelapan kamar tak diketahuiÔ h) 0*0*0*° ° Ô siapa yang ia tuju, hingga teriakan dari oknum Polri terdengar dan
kedua pergelangan tangannya terluka.
Á ÁSementara itu, oknum Sat Reskrim Mapolresta Banjarmasin
berinisial Aji sedang pesta miras bersama korban sebut saja Tia dan
temannya, semua warga sipil bukan pelayan di THM itu.
Á ÁRupanya saking banyaknya menenggak miras, Tia terlena dan
mabuk sejadinya hingga ia tak ingat lagi semua kejadian dan diduga
pencabulan seksual yang dilakukan oleh oknum Polri itu tak
diketahui dengan pasti apakah oknum itu sendiri atau ditemani pria
lainnya.
Á ÁKamis pagi (21/10) sekira pukul 05.00 Wita, Tia berteriak
histeris, ia bangun dari tidurnya dengan tubuh telanjang bulat
tanpa ada sehelai benangpun di tubuhnya, dengan penuh tanda warna
merah di sana sini, sedangkan pakaiannya berserakan di lantai.
à Ãzal/adi

No comments: