Monday, October 18, 2010

Berkas H Dony Dkk Masih Dilengkapi

BANJARMASINÄ Ä © Berkas perkara para pelaku pesta sabu, H Dony dkk
yang saat ini ditangani Sat II Dit Narkoba Polda Kalsel masih dalam
upaya melengkapi berkas.
Á Á"Berkas perkara H Dony dkk masih kita upayakan untuk
melengkapi berkasnya. Dalam waktu dekat, jika berkas sudah rampung,
akan kita kirimkan ke Kejati Kalsel," ujar Kasat II Dit Narkoba
AKBP Jimmy Agustus, Senin (18/10).
Á ÁPara tersangka tertangkap di kediaman H Dony di Jl Sultan Adam
Kompleks Mandiri. H Dony, warga Jl Mawar RT 03 RW 02 Banjarmasin
adalah pengusaha minyak yang kerap berurusan dengan polisi anti
narkoba.
Á ÁSelain H Dony, turut ditangkap istri H Dony, Novi, kemudian
rekan©rekannya seperti Mah, warga Dharma Praja, Sur, warga Jl
Kampung Bali RT 4, Fir, warga Bambangin RT 4 Kecamatan Betang,
Batola, kemudian Agus, warga Karet Gg III Setiabudi Jakarta Selatan
serta Tas, warga Jl Ambon No 27 RT 1 Kelurahan Pasar Lama
Banjarmasin.
Á ÁMereka ini diciduk polisi kala pesta sabu, Jumat (1/10)
beberapa saat sebelum shalat Jumat berlangsung.
Á ÁBerdasar informasi yang berhasil dihimpun, Dony yang sudah
kerap keluar masuk penjara ini menggelar pesta sabu di rumahnya.
Selain Dony, ada juga sejumlah rekan Dony, yakni seorang jaksa non
fungsional asal Palangkaraya Kalteng Wah alias Martin, seorang
wartawan dan Novy.
Á ÁNamun, petugas dari Sat II Dit Narkoba Polda Kalsel yang
dipimpin Kompol Ade menangkap adanya informasi bahwa di kediaman H
Dony di Kompleks Mandiri sedang berlangsung pesta sabu.
Á ÁBerbekal informasi itu, petugas langsung meluncur ke TKP. Dan
benar saja, begitu digerebek, para tersangka tak bisa lagi
berkutik, karena memang sedang asyik mengisap sabu.
Á Á"Para tersangka kita jerat dengan pasal 132 ayat (1) subsider
pasal 112 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan
ancaman hukuman minimal empat tahun penjara," cetus Jimmy.Ã Ã
Kakak©beradikÄ Ä
Á ÁSementara itu, dua kakak©beradik, Faj (23) dan Fai (22), warga
Jl Sei Andai Kompleks Mangga Blok I Banjarmasin diciduk aparat Sat
I Dit Narkoba Polda Kalsel, Jumat (15/10) sekitar pukul 21.00 Wita.
Á ÁKeduanya ditangkap aparat yang melakukan penyamaran di Anis
Ponsel Jl Padat Karya Sei Andai.
Á ÁDari keduanya, aparat menyita barang bukti dua paket sabu
dengan berat 0,9 gram.
Á ÁMenurut Kasat I Dit Narkoba AKBP Made Wijana, mulanya petugas
memancing Faj. Faj mengaku bisa menyiapkan pesanan sabu melalui
kontak telepon.
Á ÁKemudian dijanjikanlah lokasi transaksi di sebuah kios ponsel
yang kebetulan dijaga oleh adik Faj, yakni Fai. Begitu bertemu di
ponsel itu, petugas langsung meringkus keduanya tanpa perlawanan.
Á ÁDari pengakuan Faj, pengangguran yang awalnya pekerja bengkel
ini, ia memperoleh sabu dari temannya yang bernama Gani dengan
harga Rp1.800.000 dan akan memperoleh untung Rp200 ribu. Namun,
belum lagi menikmati untung, mereka malah diciduk polisi. Ã Ãadi

No comments: