Thursday, September 30, 2010

Oknum Polair Ikut Pesta Sabu

BANJARMASINÄ Ä © Sat I Dit Narkoba Polda Kalsel berhasil menciduk tiga
tersangka yang kedapatan sedang pesta sabu di kediaman seorang
oknum polisi Bripka Jat, di Jl Sutoyo S Gg Kelana RT 6 Banjarmasin,
Senin (27/9), sekitar pukul 15.15 Wita.
Á ÁKetiga orang yang terlibat, masing©masing Ardi (30), warga Jl
Teluk Tiram Darat Gg Bakti RT 17 RW 10 Banjarmasin, Budi (39),
warga Jl Tembus Mantuil Gg Gandapura RT 33 serta Bripka Jat, oknum
anggota Dit Polair Polda Kalsel.
Á ÁDari lokasi penggerebekan, polisi menemukan sejumlah barang
bukti, seperti seperangkat alat isap, dua pipet yang masih ada sisa
sabunya serta sebungkus plastik klip.
Á Á"Mulanya, kami mendapat informasi bahwa di kediaman Bripka Jat
sedang berlangsung pesta sabu. Kemudian, kita segera melakukan
penggerebekan, dan ditemukanlah tiga tersangka beserta peralatan
isapnya," cetus Kasat I Dit Narkoba AKBP Made Wijana, Rabu (29/9).
Á ÁPadahal, lanjutnya, sebelumnya ada enam orang yang melakukan
pesta sabu, namun sebelum polisi datang, yang tiga lainnya sudah
beranjak, dan tertinggallah tiga tersangka yang masih nikmat
mengisap kristal laknat itu.
Á Á"Ketiganya akan kita kenakan pasal 112 jo pasal 131 UU No 35
Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal empat
tahun penjara," tukasnya.
à ÃÄ Äà ÃKabupaten BanjarÄ Ä
Á ÁSementara itu, anggota Polsek Kertak Hanyar menciduk tiga
tersangka penikmat narkoba jenis sabu©sabu di sebuah rumah bedakan
di kawasan Jl Kertak Hanyar Kompleks Amanah No 24 RT 8, yang telah
disewa salah seorang tersangka, Rabu (29/9) dini hari.
Á ÁAdapun ketiga tersangka, Aril (34), warga Jl Sutoyo S, namun
memiliki tempat tinggal di rumah bedakan di kawasan Jl Kertak
Hanyar Komplek Amanah No 24 RT 8, Kabupaten Banjar.
Á ÁKemudian Ufik (30), warga Jl Veteran Gg Tanjung Maya,
Kecamatan Banjarmasin Tengah, dan Desy (20), ibu rumah tangga
(IRT), warga Jl Mutiara RT 14 RW 11 Sungai Danau, Kecamatan Satui
Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).
Á ÁKetiga tersangka tertangkap tangan oleh petugas yang melakukan
penggerebekan, ketika menggelar pesta narkoba di tempat sewaan
tersangka Aril, sekitar pukul 00.30 Wita.
Á ÁSelain menggiring para tersangka, petugas juga mengamankan
barang bukti dari tempat sewaan tersebut, empat paket kecil kristal
laknat, beserta alat isapnya, timbangan digital satu bungkus
plastik klip, aluminium voil, tiga Hp dan uang tunai sejumlah Rp16
juta rupiah.
Á ÁKapolres Banjar AKBP Ebet Gunandar SIK, didampingi Kapolsekta
Kertak Hanyar Iptu Edi Rahmat, menjelaskan, terungkapnya kasus ini
berdasarkan laporan masyarakat yang kemudian ditindalnjuti di
lapangan.
Á ÁSaat ini pihak Polres Banjar masih melakukan penyelidikan
terkait ketiga tersangka, karena para tersangka merupakan pemain
baru.Ô h) 0*0*0*° ° ÔŒÁ Á"Anggota kita masih melakukan penyelidikan kepada ketiga
tersangka, karena menurut pengakuan mereka hanya sekedar pemakai,
sementara barang bukti yang ditemukan seperti timbangan dan satu
bungkus plastik klip menandakan kalau itu tingkatan pengedar,"
ungkap Ebet.
Á ÁTerpisah, ketiga tersangka mengatakan kalau mereka hanyalah
pemakai atau penikmat kristal laknat tersebut, yang mereka beli
dengan cara patungan dari seseorang seberat setengah gram seharga
Rp1,1 juta.
Á Á"Saat itu kita bertiga sedang kumpul di ruang tengah dan
barang bukti juga ada bersama kita," katanya Aril.
Á Á"Kita masing©masing baru satu kali isap dan sempat istirahat,
dan begitu mau melanjut datanglah petugas melakukan penggerebekan,"
jelas lelaki yang mengaku baru cerai itu.
Á ÁSedangkan pengakuan Desy, kalau dirinya cuma ikut dengan Ufik,
kemudian diajak ke tempatnya Aril dan dis ana sudah tersedia barang
haram siap untuk dipakai.
Á Á"Saya juga sempat satu kali isapan, namun saya tidak tahu dari
mana barang didapat, karena saya cuma ikut dan diajak Ufik," aku
Desy.
Á ÁUfik sendiri mengakui kalau dirinya memang berteman dengan
Aril dan telah beberapa kali gabung menggelar pesta narkoba.
Á ÁKini ketiga tersangka akan mempertanggungjawabkan perbuatannya
dan terancam pasal 114 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika
dengan ancaman minimal empat tahun kurungan penjara. Ã Ãris/adi

No comments: