Friday, August 6, 2010

Sat Reskrim Poltabes 'Tidak Beres'

BANJARMASINÄ Ä © Ada yang 'tak beres' di Sat Reskrim Poltabes
Banjarmasin, sehingga sebuah kasus cukup menarik, yakni penangkapan
seorang bandar kupon putih (kupu), Bern, warga Jl Pramuka Kompleks
5 Rahayu Km 6 Banjarmasin Timur, terkesan ditutup©tutupi dari pers
dan masyarakat.
Á ÁKasusnya baru terungkap ketika berkas kasusnya sudah P©21 dan
sudah dilimpahkan ke Kejari Banjarmasin. Ada keanehan, karena tidak
dijelaskan kapan Bern tertangkap, sehingga tiba©tiba kasusnya sudah
P©21 alias lengkap.
Á ÁDari informasi, selain menangkap bandar kupu Kalsel, petugas
Sat Reskrim Mapoltabes Banjarmasin juga mengamankan satu anak
buanya yang namanya juga terkesan disembunyikan penyidik. Saat
wartawan berusaha membuka tabir kasus ini beberapa waktu
sebelumnya, petugas sepertinya enggan buka mulut.
Á ÁKasusnya begitu cepat selesai dalam pemberkasan perkara oleh
pihak penyidik, karena hanya dalam tempo satu atau dua minggu,
berkas sudah sampai di Kejari Banjarmasin, tanpa sepengetahuan para
wartawan baik cetak dan ilektronik. Diduga ada permainan
kongkalingkong dalam kasus 303 KUHP tersebut.
Á ÁJumat (6/8) kemarin, Kasat Reskrim Mapoltabes Banjarmasin
Kompol Suhasto SIK ketika dikonfirmasi via telepon seluler, kenapa
kasusnya tak digelar kepada para wartawan, justru berkilah.
Á Á"Tak benar itu. Semua wartawan telah diberitahu, saat itu
Sabtu. Lalu saya lagi sibuk, makanya tak bisa gelar kasus itu,"
katanya membela diri seakan tak keliru.
Á Á"Dua tersangka masih dalam pemeriksaan petugas penyidik, namun
saat ditunggu©tunggu tak satupun wartawan yang mengkonfirmasi ke
saya. Tak benar bila saya dikatakan menutup©nutupi kasus itu, saat
ini kasus kupu sudah dilepas, sudah selesai semua," tambahnya.
Á ÁSaat ini semua berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejari
Banjarmasin bersama barang bukti yang digunakan para pelaku judi.
"Memang saya yang minta kasusnya langsung gelar lewat saya.
Beberapa hari ditunggu tak satupun wartawan datang mengkonfirmasi
kasus tersebut hingga sampai kasusnya P©21," tegasnya.
Á ÁDari informasi lain didapat wartawan di Mapoltabes
Banjarmasin, sebelum dua pelaku diduga bandar kupu Kalsel
tertangkap tangan oleh petugas, petugas dari Sat Narkoba melakukan
penggerebekan di rumah Bern, namun tak menemukan barang bukti
narkoba di sana.
Á ÁNamun pada saat itu petugas malah menemukan seperangkat alat
judi kupu di rumah tersebut di Jl Pramuka Kompleks 5 Rahayu
Banjarmasin Timur. Oleh petugas Narkoba kemudian kasusnya
diserahkan ke petugas Sat Reskrim yang memang menangani kasusnya.
Á ÁTapi sangat disayangkan kasusnya malah didiamkan, hingga
kasusnya terendus para wartawan. Belakangan, kasusnya malah sudah
rampung alias P©21 dan kini kasusnya sudah diserahkan ke Kejari
Banjarmasin, bersama barang bukti satu printer dan beberapa kertas
rekap kupu.
Á ÁAkibat kasus yang terkesan ditutup©tutupi ini, isu beredar,
Kasat Reskrim Kompol Suhasto bakal tak 'berumur panjang' di kursi
jabatannya itu. Ã Ãzal/adi

No comments: