Wednesday, August 11, 2010

Presentasi Bersama DM Senin Depan

BANJARMASINÄ Ä © Dua kali melenceng dari penjadwalan, akhirnya pihak
Sat I Krimum Dit Reskrim Polda Kalsel memastikan bahwa jadwal
pertemuan antara tim pengecekan konstruksi bersama pengelola Duta
Mall diagendakan berlangsung Senin (16/8) mendatang.
Á ÁKasat I Krimum Dit Reskrim AKBP Helfi Assegaff mengakui bahwa
jadwal sudah disepakati antara pihaknya, kemudian tim serta
pengelola Duta Mall.
Á Á"Pertemuan itu diagendakan berisi presentasi dari pengelola
Duta Mall tentang konstruksi bangunan Duta Mall termasuk rencana
penambahan bangunan di area itu," cetusnya.
Á ÁSetelah presentasi Duta Mall, maka tim pengecekan, mulai dari
perwakilan Inkindo, Gapensi, maupun Fakultas Teknik Unlam akan
memberikan penilaian, apakah ada masalah dari konstruksi tersebut,"
bebernya.
Á ÁBahkan, lanjutnya, jika ternyata pengecekan bagan bangunan
kurang bisa memuaskan, maka tim tentunya bersama tim pembangunan
Duta Mall bisa melakukan pengecekan langsung ke materi bangunan di
lokasi Duta Mall Jl Simpang Ulin.
Á ÁBatalnya pertemuan pengelola Duta Mall dengan tim, menurut
perwira menengah yang sebentar lagi menjabat Kapolres Balangan ini
kemungkinan karena terbentur kesibukan pihak masing©masing.
Á ÁSebelumnya, pengelola Duta Mall, yang dikabarkan akan hadir ke
Dit Reskrim Polda Kalsel, ternyata tidak ada kelihatan. Disinyalir,
pertemuan dengan Dir Reskrim Kombes Pol Mas Guntur Laope, kembali
tak terjadi. Rabu (11/8).
Á ÁSenin (9/8) lalu, Dir Reskrim Polda Kalsel Kombes Pol Mas
Guntur Laope membenarkan bahwa pihaknya akan melakukan panggilan ke
pengelola Duta Mall.
Á ÁPihaknya ingin mengajak pengelola bersama©sama melakukan
pengecekan fisik bangunan yang teknisnya nanti akan dibantu pula
oleh tim.
Á ÁTim yang dimaksud Guntur adalah tim pengecekan konstruksi
bangunan yang diambil dari para ahli konstruksi. Menurutnya, untuk
pengecekan konstruksi itu tentunya diperlukan kerja sama dari
pengelola Duta Mall.
Á ÁPengecekan tersebut untuk memastikan apakah gedung megah
tersebut benar©benar aman ataukah memang ada bagian konstruksi yang
bermasalah dan rawan terjadi keruntuhan, sebagaimana isu yang kerap
terjadi dan sudah meresahkan pengunjung itu. Ã Ãadi

No comments: