Thursday, August 5, 2010

Juru Parkir Dan Wakar Bisnis Sabu

BANJARMASIN © Oknum juru parkir, Sam alias Udin (31) dan wakar, TR
alias Ufik (36) nekat menjalani bisnis sabu kecil©kecilan, sehingga
keduanya ditangkap petugas Sat II Dit Narkoba Polda Kalsel, Rabu
(4/8) dalam waktu dan lokasi berbeda.
Á ÁKamis (5/8), Kasat II Dit Narkoba AKBP Jimmy Agustus Annes
membenarkan bahwa pihaknya berhasil menangkap kedua pelaku yang
memang bekerja sama dalam mengedarkan sabu.
Á ÁUntuk tersangka Ufik dan Udin, dikenakan pasal 114 ayat (1)
sub pasal 112 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,
sedangkan untuk Udin, dengan ancamna hukuman minimal empat
tahun penjara.
Á ÁKronologis kejadian, polisi memperoleh informasi bahwa Ufik
kerap mengedarkan sabu di kawasan Jl Pahlawan RT 7 kelurahan
Seberang Masjid Banjarmasin Tengah.
Á ÁKemudian polisi mencoba melakukan pancingan dengan berpuraªpura menjadi calon pembeli sabu, Rabu (4/8) sekitar pukul 13.00
Wita. Ternyata Ufik yang bekerja sebagai wakar di Sungai Mesa RT 7
ini disanggupi, yakni sepaket sabu dihargai Rp600 ribu.
Á ÁSebelum menikmati uang jualan, Ufik, warga Jl Pahlawan RT 7 No
74 ini langsung diciduk tak jauh dari rumahnya. Dari tangan Ufik
ditemukan sepaket sabu dengan berat kotor 0,40 gram atau berat
bersih 0,20 gram.
Á ÁUfik kemudian mengakui jika sabu diperoleh dari rekannya,
Udin, warga Jl Pasar Lama RT 2 No 6 kelurahan Pasar Lama
Banjarmasin Tengah.
Á Á40 menit kemudian, polisi langsung menggerebek kediaman Udin.
Udin yang lagi asyik tidur©tiduran kaget ketika ia digeledah. Di
dalam dompet warna hitam ditemukan sepaket sabu, kemudian di dalam
lemari pakaian, polisi juga menemukan dua paket sabu lagi yang siap
diedarkan, total berat 0,89 gram atau berat bersihnya 0,69 gram.
Á Á"Baru seminggu menjalani bisnis ini. Saya cuma membantu Udin
mengedarkan sabu ini. Memang tidak diupah uang, cuma nanti diajak
nyabu bersama," ucap bujangan yang memang suka menyabu meski
jarang.
Á ÁAdapun Udin membeberkan bahwa ia memperoleh sabu dari
seseorang yang disuruh Agau. "Di mana Agau saya tidak tahu. Bisnis
ini sudah dijalani tiga sampai empat bulan ini. Maklumlah hanya
untuk mengambil keuntungan sedikit," ucap juru parkir di kawasan
Pasar Lama depan Depot Kenanga ini pasrah. Ã Ãadi

No comments: