Friday, August 27, 2010

Bisnis Sabu Karena Setoran Suami Kurang

BANJARMASINÄ Ä © Niah (50), warga Jl 9 Oktober Gg Jamaah 2 RT 9 RW 5
No 34 bernasib sial. Meski cuma menyimpankan titipan sabu, ia harus
berurusan dengan polisi dari Sat I Dit Narkoba Polda Kalsel. Ia
diamankan di rumahnya sendiri, Kamis (26/8) sekitar pukul 15.00
Wita.
Á ÁDari kediaman Niah, polisi menyita 11 paket sabu yang
tersembunyi di dalam wadah beras yang diletakkan di atas lemari
dapur. Total berat sabu mencapai 3,78 gram. Akibatnya, Niah dijerat
dengan pasal 112 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan
ancaman hukuman minimal empat tahun.
Á Á"Sabu ini sebenarnya bukan milik saya. Sabu ini titipan dari
Rahmat, warga Banjarbaru yang datang menitipkan sabu ke rumah ini.
Saya dikasih upah Rp200 ribu untuk menyimpankan sabu ini sambil
menunggu kalau ada permintaan Rahmat untuk mengasih buat pemesan
yang datang," tukasnya.
Á ÁBahkan diakui ibu rumah tangga yang tak mempunyai anak ini,
sebelumnya pada bulan Juli 2010 tadi, ia juga ada menyimpankan sabu
milik Rahmat, namun kemudian diambil lagi oleh Rahmat. Kala itu,
Niah diupah Rp100 ribu.
Á Á"Terpaksa menambah penghasilan, karena pekerjaan suami sebagai
loper koran tak seberapa, dan setorannya buat rumah tangga kecil,"
keluhnya.
Á ÁNiah mengaku bahwa sang suami tidak mengetahui apa©apa tentang
bisnis yang dijalaninya tersebut. "Suami saya tidak tahu tentang
bisnis sabu ini. Ia tadi juga diperiksa penyidik, tapi karena
memang tidak tahu apa©apa ya akhirnya disuruh pulang," cetusnya.
Á ÁInformasi terhimpun, polisi memperoleh informasi bahwa Niah
ada menyimpan barang terlarang di rumahnya. Berbekal informasi itu,
polisi lalu melakukan pengerebekan ke rumah Naih di Jl 9 Oktober Gg
Jamaah.
Á ÁNiah sebenarnya kaget dengan kedatangan polisi, dan akhirnya
mau berterus©terang kalau dirinya memang ada menyimpankan sabu
titipan dari Rahmat.
Á ÁTanpa kesulitan, polisi langsung menemukan 11 paket sabu yang
disimpan Niah di dalam sebuah wadah beras yang diletakkan di atas
lemari dapur rumahnya.
Á ÁJumat (27/8), Kasat I Dit Narkoba Polda Kalsel AKBP Made
Wijana membenarkan jika pihaknya telah mengamankan Niah bersama 11
paket sabu. "Kini Niah sudah kita sel di tahanan Polda Kalsel untuk
proses lebih lanjut. Rahmat akan kita selidiki, karena diduga
sebagai pemasok sabu," cetusnya. Ã Ãadi

No comments: