Sunday, August 1, 2010

ABG Kesandung Sabu

BANJARMASINÄ Ä © Anak baru gede (ABG) dan masih di bawha umur, MA (15)
terpaksa berurusan dengan Sat I Dit Narkoba Polda Kalsel, karena
jadi pengedar sabu, Kamis (29/7) sekitar pukul 14.30 Wita.
Á ÁWarga Jl Teluk Tiram Laut RT 17 ini ditangkap bersama Amat
(35), warga Jl Sulawesi Gg Maluku RT 06, di kawasan Jl Simpang Anem
Gg Anekaria dekat SPBU Belitung.
Á ÁDari para tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa
satu paket sabu dengan berat kotor 0,27 gram atau berat bersih 0,10
gram.
Á ÁMinggu (1/8), Kasat I Dit Narkoba Polda Kalsel AKBP I Made
Wijana menyatakan, penangkapan terhadap MA dan Amat bermula ketika
pihaknya mendapat informasi bahwa di kediaman Amat, kerap terjadi
transaksi narkoba.
Á ÁKemudian, disusunlah rencana memancing Amat. Seorang polisi
menyamar menjadi calon pembeli sabu.
Á ÁAmat rupanya tak menaruh curiga, sehingga membenarkan kalau
dirinya bisa menyediakan sabu dan untuk paket kecil dihargai Rp500
ribu.
Á ÁRupanya, Amat ini mencari barang haram tersebut ke tempat
Ajam. Oleh Ajam, Amat disuruh supaya menghubungi Mukmin.
Á ÁAmat dan Mukmin bertemu di lokai kejadian Jl Simpang Anem Gg
Anekaria untuk menyerahkan uang pesanan sabu tersebut.
Á ÁMukmin lalu menyusuh seorang ABG, MA untuk menyerahkan satu
paket sabu. Amat dan MA lantas bertemu di Jl Gunung Sari.
Á ÁMA kemudian ditugaskan menunggu pesanan sabu di dekat SPBU
Belitung.Á ` ` ÁTak lama, kemudian datanglah seseorang yang menyerahkan
sabu dengan jalan melemparkan sabu ke tanah. Ketika ada tanda, MA
lalu bergerak mengambilnya.
Á ÁMA lalu menyerahkan sabu ke tangan Amat yang sudah menunggu di
rumahnya. Namun, begitu Amat menyerahkan sabu, ia lalu ditangkap
oleh petugas yang sedari tadi menyamar menjadi calon pembeli sabu.
Á ÁMenurut MA, sebelumnya dirinya tidak pernah mengantarkan
maupun membelikan sabu. Ia mengaku hanya disuruh pamannya yang
bernama Mukmin untuk mengantarkan barang ke tempat Amat.
Á Á"Saya cuma disuruh paman, isinya saya sama sekali tidak tahu,"
terang MA.
Á ÁAdapun Amat mengaku tidak mengenal MA. Ia mengaku baru kali
pertama mau membelikan sabu untuk orang lain. "Baru pertama kali
ini saya membelikan sabu," cetus Amat. Ã Ãadi

No comments: