Monday, July 19, 2010

Rudy Beberapa Hari Lagi Akan Diperiksa

JAKARTA © Pemuda Islam dengan massanya sekitar 150©an orang
dipimpin HM Hasan melakukan unjuk rasa di Kejaksaan Agung
(Kejagung) Jakarta, Senin (19/7). Mereka menuntut agar Rudy Ariffin
yang diduga terlibat dalam kasus korupsi Pabrik Kertas Martapura
(PKM) segera diperiksa sebagai tersangka.
Á ÁMenurut Hasan, setelah melakukan orasi, perwakilan pendemo
diterima Kasubdit Lidik Pidsus Kejagung, Febri Ardiansyah SH MH di
ruang kerjanya.
Á ÁDikatakan, setelah berdialog, Febri berjanji dalam waktu dua
hari akan memberikan kabar mengenai kasus tersebut. Bahkan, kasus
PKM tersebut sebenarnya sudah dalam tahap penyelidikan.
Á ÁDikatakan, Febri masih ada kesibukan karena sedang serah
terima jabatan, sehingga perlu waktu dua hari untuk mengecek berkas
kasus tersebut.
Á ÁKoordinasi akan dilakukan oleh Kejagung bersama Kejati Kalsel.
Sumber di Kejati Kalsel juga menyebutkan, ada kemungkinan bahwa
kasus PKM yang sudah terbukti ada korupsi sesuai putusan Mahkamah
Agung akan berlanjut dengan tersangka lainnya.
Á ÁApakah pemeriksaan akan mengarah ke Rudy sebagai mantan Bupati
Banjar saat kejadian? Kajati Kalsel Abdul Taufiq SH MH mengatakan
masih mempelajari berkas.
Á ÁSementara itu, LSM Pos Kepedulian Masyarakat (PKM) dengan
tegas meminta pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan
Selatan terpilih untuk dibatalkan.
Á ÁAlasannya karena masyarakat Kalsel yang religius pada dasarnya
menolak pelantikan kembali Gubernur Kalsel terpilih Drs H Rudy
Ariffin yang mereka nilai terlibat korupsi PKM yang merugikan uang
negara hingga Rp6,3 miliar.
Á ÁKetua LSM PKM Kasirin Roesiady atau biasa dipanggil Yudho yang
datang ke redaksi Mata Banua, Senin (19/7) pukul 12.00 Wita,
mengatakan mereka secepatnya akan melaporkan ke Mendagri RI agar
pelantikan dibatalkan.
Á ÁDitambahkan Yudho mantan anggota pasukan elit Kesatuan Mobil
Brigade (Mobrig) tahun 1963 berpangkat kopral ini menduga bahwa
diulur©ulurnya pelaksanaan eksekusi bagi terpidana perkara kasus
Pabrik Kertas Martapura (PKM) yaitu Gunawan S, Iskandar dan Hairul
Saleh karena aparat hukum di daerah mandul dan impotent.
Á Á"Diduga oknum©oknum jaksa dan oknum hakim dan oknum©oknum yang
lain yang diduga telah menerima suap dari oknum Gubernur Kalsel Drs
H Rudy Ariffin," kata Kasirin alias Yudho menegaskan.
Á ÁMenurutnya, molornya eksekusi terpidana Gunawan, Iskandar dan
Hairul Saleh untuk dieksekusi justru membuat kesan tebang pilih
terhadap penanganan perkara ini.
Á ÁHal itu terbukti bahwa Rudy Ariffin sebagaimana pelaku utama
dalam perkara tersebut ternyata tidak ikut dijebloskan dalam
penjara sebagai konsekwensi dari hasil perbuatanya itu.
Á ÁDengan telah adanya putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) bagi
para terpidana perkara kasus PKM, maka Rudy Ariffin sebagai pelaku
utama dalam kasus tersebut, mutlak harus ikut bertanggung jawab dan
Rudy Ariffin harus diperiksa kembali sebagai tersangka. Ã Ãrds/adi

No comments: