Thursday, July 15, 2010

Rekan Bisnis Lihan Bersaksi

MARTAPURAÄ Ä © Sidang kasus dugaan penipuan dan pencucian uang yang
mendudukkan terdakwa Lihan kembali digelar Pengadilan Negeri (PN)
Martapura, Rabu (15/7) siang.
Á ÁSidang kali ini menghadirkan seorang rekan bisnis terdakwa
yaitu Darmawan Jaya Setiawan sebagai saksi. Seperti sidang©sidang
sebelumnya, jalannya sidang sendiri tetap ramai disaksikan
pengunjung yang kebanyakan merupakan nasabah yang menanamkan
uangnya dalam investasi bisnis intan terdakwa Lihan.
Á ÁJaksa penuntut umum (JPU) Fadlan SH menanyakan kepada saksi
apakah mengetahui kalau terdakwa usaha investasi.
Á ÁDalam keterangannya di depan majelis hakim yang diketuai Edy
Suwanto SH MH, saksi Darmawan menjelaskan, dia kenal terdakwa Lihan
pada awal tahun 2007, yaitu saat terdakwa memberikan bantuan untuk
lembaga sosial. Dan, setahunya terdakwa sudah memiliki PT Tri Abadi
Mandiri. Sedangkan mengenai investasi dana sebut saksi,
sepengetahuannya adalah kesepakatan terdakwa Lihan untuk bisnis
intan.
Á ÁSaksi sendiri mengakui secara pribadi menanamkan uangnya
kepada terdakwa Lihan. "Secara pribadi ada menanamkan uang, mulanya
Rp50 juta kemudian Rp2 miliar, saya mendengar dari orang lain kalau
investasi itu hasilnya baik," ujarnya.
Á ÁMenurut keterangan saksi, dia dan terdakwa Lihan merupakan
rekan bisnis dalam mengelola Rumah Sakit Mawar dengan menanamkan
saham sekitar 30 persen, dan setahunya yang 70 persen merupakan
saham terdakwa Lihan senilai Rp5.772.000.000.
Á ÁSidang kali ini sedianya menghadirkan saksi lainnya, yakni
Siti Kadariah, Darmawan Saputra, dan Noor Syahdi, namun menurut JPU
ketiganya sedang tidak berada di Banjarmasin. Sidang rencananya
dilanjutkan kembali pekan depan dengan agenda mendengarkan
keterangan saksi lainnya. Ã Ãdio/adi

No comments: