Tuesday, July 13, 2010

Oknum Polisi Menganiaya Disidang

KOTABARUÄ Ä © Untuk ketigakalinya sidang kasus dugaan penganiayaan
oleh mantan Kapolsek Sei Durian disidangkan di Pengadilan Negeri
(PN) Kotabaru, Senin (12/7).
Á ÁSidang yang digelar sekitar pukul 13.30 Wita itu giliran
pertama pembacaan dakwaan atas terdakwa Baco Habir, warga Simpang
Empat Tanah Bumbu. Ia dilaporkan oleh Ipda Juniarto, mantan
Kapolsek Sei Durian.
Á ÁJPU Prabowo, SH dari Kejari Kotabaru membacakan dakwaan yang
menuduh Baco telah berupaya melakukan percobaan pembunuhan
terhadap Ipda Juniarto sekitar 17 bulan lalu ketika yang
bersangkutan menjabat sebagai Kapolsek Sei Durian.
Á ÁKronologis kejadian tersebut menurut Ipda Juniarto ketika
dirinya bersama beberapa anggota Polsek sedang melakukan operasi
pekat di wilayahnya. Tersangka yang dikenal sebagai pengusaha miras
melaju dengan mobilnya dari arah Kaltim. Petugas Polsek yang sedang
berjaga di kawasan jalan masuk ke PT Kalimantan Energi Lestari di
Desa Gendang Timburu, berusaha menghentikan mobil tersebut, namun
yang bersangkutan malah menambah kecepatan mobil.
Á ÁPetugas pun mengejar mobil tersebut, berhasil dan kemudian
menggelandangnya ke Mapolsek di Desa Banian. Petugas lalu menyidik
Baco dengan tuduhan telah melawan petugas. Namun menurut Ipda
Juniarto yang kini menjabat sebagai Kaur Binops Reskrim Kotabaru
itu, belum sempat penyidikan selesai yang bersangkutan berhasil
melarikan diri dan melaporkan para petugas Polsek ke Propam Polda
Kalsel dengan tuduhan telah melakukan penganiayaan.
Á Á"Saya diperiksa Propam Polda Kalsel atas laporan itu, namun
diputuskan tidak bersalah," ungkap Ipda Juniarto usai dimintai
keterangan sebagai saksi korban oleh majelis hakim.
Á ÁSementara menurut Baco, Juniarto beserta anggotanya sengaja
menghadang dirinya. Kemudian para petugas itu, Juniarto
memerintahkannya keluar dari mobil dan langsung menendangnya di
jidat dekat mata kanan sehingga menimbulkan luka cukup serius.
Á ÁKemudian Baco berikut mobilnya digelandang ke Mapolsek, di
sana ia dipukuli Juniarto yang dibantu anggotanya dengan
menggunakan martil di bagian belakang badan. Baco pun
memperlihatkan beberapa foto dirinya yang luka©luka akibat pukulan
petugas. Menurut Baco pula, petugas tak cukup hanya memukuli
dirinya, ia pun dijemur di terik matahari.
Á ÁAtas kejadian itulah kemudian Baco melaporkan Juniarto ke
Propam Polda Kalsel, dan bahkan ke Mabes Polri.
Á ÁPada sidang pembacaan dakwaan upaya percobaan pembunuhan
terhadap Juniarto oleh Baco, dihadirkan saksi Edy Supratman, mantan
anak buah Juniarto di Polsek Sei Durian.
Á ÁSidang berikutnya yaitu, pembacaan dakwaan terhadap dugaan
penganiayaan oleh Juniarto terhadap Baco yang dibacakan oleh JPU,
Syaipul Anwar SH. Dalam sidang ini dihadirkan dua orang saksi yakni
Udin dan Juhaini, sedangkan saksi lainnya Ardiansyah tidak hadir
karena berhalangan.
Á ÁSidang yang dipimpin oleh hakim ketua, M Martin H SH dengan
anggota Yunita Hendrawati SH dan Liliek Fitri H SH. Ã Ãisp/adi

No comments: