Sunday, July 4, 2010

Membobol Brankas Karena Kecewa Danamon

BANJARMASINÄ Ä © Mengejutkan pengakuan Tuki (44), satpam yang berhasil
ditangkap dan ditahan, Sabtu (3/7) oleh Sat I Krimum Dit Reskrim
Polda Kalsel. Ia mengaku nekat membobol brankas Bank Danamon
Kotabaru karena kecewa dengan manajemen bank tersebut.
Á Á"Saya sudah bekerja jadi satpam 13 tahun, namun sepertinya
tidak dihargai manajemen Danamon. Kalau manajemen baru maka satpam
akan baru juga, saya malah diminta mengundurkan diri. Empat teman
saya juga disuruh mundur," tukasnya, Sabtu (3/7).
Á ÁMenurutnya, sebelum membobol brankas, dirinya memang sudah
mengetahui kode pin locker yang memang tertera di locker. "Saya
sering melihat petugas membuka locker dan mengetahui pin locker
itu. Makanya mudah saja saya membuka brankas," akunya.
Á ÁSabtu (15/5) lalu, selepas melarikan uang dalam brankas
senilai Rp1,9 miliar dan 14.000 dolar AS, Tuki kemudian lari menuju
Banjarmasin. Jadi, Tuki tidak kabur ke Kaltim sebagaimana dugaan
sebelumnya.
Á Á"Setelah itu, saya terbang ke Jakarta. Tak sempat bermalam,
saya lari ke Solo, Jateng. Di Solo sempat dua hari, kemudian ke
Jogja," bebernya.
Á ÁTuki membelanjakan sebagian uang curiannya, seperti membeli
Honda Vario, mobil Suzuki carry senilai Rp200 juta serta membeli
sebuah rumah di Kompleks Prambanan RT 1 Sleman.
Á ÁDi rumah yang dibelinya seharga Rp86 juta itulah akhirnya Tuki
tertangkap aparat Sat I Krimum Dit Reskrim Polda Kalsel yang
bekerja sama dengan Polres Sleman, Jumat (2/7) dini hari.
Á Á"Saya bukan penjahat, tetapi karena hanya kecewa dengan
manajemen Danamon. Kalau saya mau, saya akan ambil semua uang dalam
brankas yang bernilai Rp15 miliar," cetusnya lagi.
Á ÁTuki mengaku juga bahwa sebagian besar uang curian ia titipkan
ke seorang temannya. Namun, siapa temannya itu dan ke mana saja
uang yang dicurinya disimpan, masih belum diungkapnya.
Á ÁWarga Jl Simpang Karya RT 11 Kotabaru ini masih menjalani
pemeriksaan oleh polisi yang ingin mengetahui ke mana saja barang
bukti digelapkan Tuki.
Á ÁKasat I Krimum Dit Reskrim AKBP Helfi Assegaff mengatakan,
Tuki masih terus menjalani pemeriksaan, guna melacak sebagian besra
uang milik Danamon yang dicuri Tuki.
Á ÁSejauh ini, Tuki mengaku kepada penyidik, melakukan pencurian
dan pembobolan secara sendiri, tanpa bantuan orang lain. Tuki juga
membantah ada menitip uang curian kepada keluarganya di Kotabaru.
Á ÁBuser Sat I Krimum Dit Reskrim Polda Kalsel yang terus melacak
dan mengejar Tuki (50), buronan pembobol Bank Danamon Kotabaru,
sejak sebulan lebih, akhirnya berhasil meringkus tersangka di
Sleman DI Jogjakarta, Jumat (2/7) sekitar pukul 01.00 Wita. Ã Ãadi

No comments: