Sunday, July 18, 2010

LVRI Tuntut Tanah PKM Kembali

MARTAPURAÄ Ä © Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten
Banjar, Kalimantan Selatan menuntut hak atas tanah seluas 35
hektare yang kini sedang bersengketa dengan PT Golden.
Á ÁKepala Biro Bidang Ideologi, Politik dan Keamanan LVRI
Kebupaten Banjar, H Mulyadi di Martapura, Minggu (17/7) menuturkan,
mereka hanya menuntut agar hak mereka atas tanah milik veteran
pejuang itu dikembalikan karena mereka mempunyai bukti kepemilikan
sah atas tanah tersebut.
Á Á"Kami meminta kepada pihak pemerintah setempat dapat
mengembalikan tanah milik LVRI karena kami mempunyai bukti yang sah
atas tanah seluas lebih kurang 35 hektare itu," lanjutnya.
Á ÁApabila Pemerintah Kabupaten Banjar tidak bisa mengupayakan
untuk mengembalikan hak tanah mereka maka pihak LVRI akan berjuang
demi merebut hak atas tanah itu.
Á ÁMulyadi juga mengatakan, tanah milik LVRI itu sebelum
digunakan oleh pihak PT Golden yang hanya mempunyai hak guna
bangunan (HGB) sejak tahun 1980 dan sekarang HGB tersebut sudah
berakhir.
Á ÁNamun sayangnya dalam pelaksanaan ganti rugi yang dilakukan
Pemerintah Kabupaten Banjar pada waktu itu tidak melibatkan LVRI
Kalsel sebagai pemilik tanah seluas 35 hektare tersebut.
Á ÁSehingga dengan adanya hal tersebut maka pihak LVRI menuntut
kepada pemerintah setempat agar hak kepemilikan tanah seluas 35
hektare itu dikembalikan kepada LVRI Kabupaten Banjar.
Á ÁSebelumnya tanah milik LVRI itu dibangun Pabrik Kertas
Martapura (PKM). LVRI menuntut tanah tersebut berdasarkan bukti
surat kepemilikan tanahi.
Á ÁPihak LVRI diamanahi untuk merebut kembali tanah eks PKM itu
yang sekarang diduga dibagi menjadi tiga tempat diantaranya tanah
yang dibangun Rumah Sakit Ratu Zaleha, Pasar Sekumpul dan sarang
burung walet tepat di belakang RS Ratu Zaleha.
Á ÁMulyadi menambahkan, lahan eks PKM dulunya milik LVRI namun
pada saat berjalan, mengalami kendala maka oleh pemerintah pusat
diserahkan kepada PT Golden dengan status HGB.
Á ÁTapi sayangnya ucap Mulyadi yang juga Wakil Ketua Pembela
Veteran, pemerintah setempat hanya mengganti rugi dengan pihak PT
Golden bukan dengan LVRI Kabupaten Banjar yang berada di Martapura.
Á ÁDengan adanya eksekusi terhadap terdakwa kasus penggelembungan
dana ganti rugi lahan PKM yakni atas nama mantan Kabag Perlengkapan
Pemkab Banjar Hairul Saleh dan mantan Kepala BPN Martapura Iskandar
Djamaludin serta Gunawan, pimpinan PT Golden pada Juli 2010, pihak
LVRI juga terus mengajukan gugatan melalui jalur hukum untuk
merebut hak mereka. Ã ÃÄ Ä
Á ÁSementara pihak PT Golden hanya berpegang pada rekomendasi
departemen perindustrian yang asal muasalnya tidak jelas. Jalur
hukum yang sudah ditempuh selama ini oleh pihak LVRI melalui sidang
di PN Martapura telah dilakukan secara maraton.
Á Á"Lahan itu jelas milik kami, karena kami punya segelnya
sedangkan PT Golden hanya mempunyai sertifikat yang asal sertifikat
itu tidak jelas," kata Mulyadi.
Á Á"Lambatnya gugatan oleh LVRI lantaran mereka tidak dibantu
oleh kuasa hukum untuk mengurus permasalahan sengketa tanah atau
lahan itu, dan mereka terkendala soal dana yang sangat minim,"Ô h) 0*0*0*° ° Ô katanya.
Á ÁLahan PKM itu dulunya dibeli oleh anggota veteran bernama Yusi
selaku ketua pembebasan lahan dan diketahui oleh Camat Martapura
Bahrin dan waktu itu yang menjadi Asisten Wedana adalah Zainal.
Á ÁPihak LVRI Banjar optimistis atas tuntutan hak atas tanah
tersebut dikarenakan kasasi LVRI terhadap lahan PKM itu dikabulkan
oleh pihak Mahkamah Agung.
Á ÁRencananya apabila kasus lahan PKM ini dapat diperjuangkan dan
dimenangkan oleh pihak LVRI maka hasilnya akan dibagi rata untuk 12
kabupaten/kota di Kalsel, lanjut Mulyadi
Á ÁKesejahteraan dan perhatian pemerintah terhadap para veteran
penjuang cukup minim, untuk itu diharapkan pemerintah setempat bisa
memperhatikan kesejahteraan anggota pembela veteran yang kini
tinggal sekitar 900 orang, ucap Mulyadi. Ã Ãant/adi

1 comment:

DasmanDj said...

RAIS ABIN: "Tidak pernah terpikir oleh saya bahwa Dwi Fungsi merupakan hasil pemikiran Jenderal Abdul Haris Nasution." (Komentar ini ada di MAJALAH VETERAN Vol.I No.1 September 2010)

SAYIDIMAN SURYOHADIPROJO: Menjadikan Pancasila Kenyataan di Bumi Indonesia

BATARA R.HUTAGALUNG: Keabsahan Proklamasi 17 Agustus 1945

WAHYONO S.K: Rengasdengklok sebagai Jiwa dan Semangat TNI

NONO KARNO: Pertempuran Bojongkokosan

DASMAN DJAMALUDDIN: Dari Sidang Veterans Confederations of ASEAN (VECONAC) ke-13

A.AZIZ.M : Perjuangan Rakyat Aceh Membela NKRI

DASMAN DJAMALUDDIN: Mukernas LVRI 2010