Thursday, July 22, 2010

Kejaksaan Sebar Foto Terpidana PKM

MARTAPURAÄ Ä © Kejaksaan Negeri (Kejari) Martapura akhirnya
menyebarkan foto dan data diri para terpidana kasus Pabrik Kertas
Martapura (PKM), yakni Hairul Saleh dan Iskandar Djamaluddin, Kamis
(22/7).
Á ÁKepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Martapura Zulhadi Savitri
Noor SH MH didampingi Kasi Pidsus Agung Pamungkas SH mengatakan,
pihaknya menyebarkan foto dan data diri kedua terpidana kasus PKM,
Hairul Saleh dan Iskandar Djamaluddin, seperti di bandara,
pelabuhan, polresta, dan terminal.
Á Á"Foto dan identitas terpidana kita tempel di bandara,
pelabuhan, terminal dan di tempat yang sering dikunjungi orang
seperti fasilitas umum," ujar Zulhadi.
Á ÁMenurut Zulhadi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres
Banjar dan telah mendapat dukungan penuh dalam pencarian kedua
terpidana. Sedangkan untuk, terpidana Gunawan Santosa, apabila
tidak datang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Martapura, maka yang
bersangkutan juga dijadikan DPO (daftar pencarian orang) sama
seperti terpidana Hairul Saleh dan Iskandar Djamaluddin.
Á Á"Foto dan identitas para terpidana akan kita perbanyak untuk
disebarluaskan dengan harapan ada informasi tentang keberadaan
terpidana," ujarnya.
Á ÁZulhadi kembali mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui
keberadaan para terpidana untuk memberitahukan kepada pihaknya atau
ke kepolisian terdekat. "Bagi masyarakat yang mengetahui agar
menghubungi kami dan kami sangat berterima kasih atas bantuannya,"
katanya.
Á ÁMenyinggung soal jaminan dari keluarga terpidana dan kuasa
hukumnya, Zulhadi menegaskan, pihaknya menagih janji mereka yang
memberikan jaminan untuk menghadirkan terpidana apabila sudah ada
salinan putusan lengkap dari Mahkamah Agung (MA).
Á Á"Mereka yang menandatangani surat pernyataan jaminan itu harus
bertanggung jawab, baik itu istri terpidana Hairul Saleh maupun
kuasa hukum terpidananya, begitu pula terhadap terpidana Iskandar
Djamaluddin," tandas Zulhadi,
Á ÁZulhadi menyatakan, mereka yang memberikan jaminan apabila
berupaya menghalangi maka dikenakan ancaman kurungan empat bulan
dua minggu sesuai pasal 216 KUHP.
Á ÁSementara itu, dalam selebaran itu, terpidana Hairul Saleh
beralamat di Jl Tanjung Rema Darat No 20 Rt 04 Martapura, bertinggi
badan 165 cm, warna kulit kuning langsat, bentuk muka oval dan mata
bulat.
Á ÁTerpidana Iskandar Djamaluddin beralamat di Jl Gatot Subroto
Barat VII No 62 Banjarmasin, bertinggi badan 165 cm, warna kulit
coklat, bentuk muka bulat, mata bulat, berkumis dan selalu berkaca
mata putih.
Á ÁSeperti diketahui, MA beberapa waktu lalu melalui petikan amarÔ h) 0*0*0*° ° ÔŒputusan MA tertanggal 19 Januari 2010, mengabulkan kasasi JPU
Kejari Martapura terhadap vonis bebas yang dijatuhkan majelis hakim
PN Martapura terhadap Hairul Saleh, Iskandar Djamaluddin dan
Gunawan Sutanto dalam kasus korupsi eks PKM.
Á ÁDalam putusannya, selain membatalkan putusan majelis hakim PN
Martapura yang kala itu diketuai Purwanto SH, tertanggal 8 Oktober
2007, MA juga menjatuhkan hukuman masing©masing lima tahun penjara
dan denda Rp200 juta subsidair enam bulan kurungan.
Á ÁKhusus untuk terpidana Gunawan S, MA menambah hukuman berupa
kewajiban Gunawan untuk mengembalikan uang negara sebesar Rp6,3
miliar. Jika sebulan kemudian, Gunawan tidak juga mengembalikan
kerugian negara, maka harta bendanya akan disita untuk kemudian
dilelang oleh negara. Ã Ãdio/adi

6 comments:

Anonymous said...

suatu saat nanti, penyebar FITNAH akan menemui AZABdan HUKUMAN nya, baik di dunia maupun di akhirat, termasuk orang2 yg ikut serta menyebarkan FITNAH.

janganlah kita menjadi manusia MUNAFIK dengan berpura-pura agamis dan taat hukum, tetapi turut serta dalam hal MEMFITNAH orang yang tidak bersalah , demi kepentingan pihak-pihak tertentu.

semoga kita semua, memperoleh hidayah dari ALLAH SWT.

marilah kita semua bertobat atas semua kekhilafan kita.....

amin.

Anonymous said...

termasuk penulis berita ini pun termasuk ke dalam golongan orang-orang yang turut serta menyebarkan FITNAH.

ALLAH MAHA ADIL, MAHA BIJAKSANA, MAHA MELIHAT ,lagi MAHA MENDENGAR.

sudah banyak contoh dari senior2 kalian, wartawan-wartawan yg suka atau turut serta menyebarkan berita BOHONG dan FITNAH, BETAPA MENGENASKAN KISAH AKHIR HIDUPNYA, semoga itu bisa menjadi suatu pembelajaran, agar kita semua segera bertaubat....

Anonymous said...

"Blog ini saya persembahkan untuk semua umat manusia. Ia berisi tulisan tentang pemikiran saya maupun hasil liputan selama tugas saya sebagai wartawan."

semoga saja pemikiran anda itu tidak didasari oleh hal-hal "lain" yang bisa menjerumuskan anda ke dalam neraka.

sekali lagi, jangan lupakan bagaimana akhir hayat senior-senior anda, para wartawan di kalsel, betapa mengenaskan nasibnya di dunia, entah bagaimana pula nasib mereka di akhirat.

kami bukan penguasa, kami hanyalah hamba ALLAH, hamba yang lemah dan tidak dapat berbuat apa-apa saat FITNAH menyakiti kami....

apakah anda ingin menjadi bagian dari golongan orang-orang yang menyebarkan FITNAH?

berapa banyak orangtua, istri, anak, cucu yang menumpahkan airmata gara-gara FITNAH yang menyebar dimasyarakat?


semoga kami semua termasuk ke dalam golongan hamba-hamba Allah yang sabar.

dan semoga, pihak-pihak yang sudah menyebarkan FITNAH, memperoleh hidayah-Nya, agar segera bertaubat dan memohon ampun, sebelum datang azab-Nya yang pedih ..

wassalam.

Anonymous said...

" Wahai Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum Zhalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari (tipu daya) orang-orang yang kafir". (QS.Yunus:85-86)

Adi Permana bin H Ali Basrah bin Barihun bin Taib bin Katar said...

Wahai Bapak, saya dalam menulis berita semata-mata dari stetmen resmi pihak kejaksaan..jadi tak ada maksud menyebarkan fitnah. Berita ini murni masalah kasus yang ditangani kejaksaan. Jika Bapak menganggap itu fitnah, mestinya Bapak kritik kejaksaannya. Kemudian bukan sekadar membela diri sebagai pihak yg tidak bersalah dan difitnah, melainkan ikut menjernihkan persoalan ini degn membantu mengungkap, siapa sebenarnya yang lebih bertanggung jawab dalam kasus PKM tersebut...Terima kasih..Wassalam

Anonymous said...

ALLAH MAHA TAHU, MAHA MELIHAT, dan MAHA MENDENGAR.

semoga kita semua dilimpahi rahmat, dan hidayah dari-Nya serta diberi perlindungan di dunia maupun di akhirat...amin.

wassalam.