Thursday, July 1, 2010

Irwan Hamdi 'Keluyuran'

BANJARMASIN © Irwan Hamdi alias Alui, salah satu Wakil Ketua DPRD
Tanbu yang resmi terpidana kasus narkoba selama satu tahun dan
dinyatakan masuk rehabilatasi Rumah Sakit Sambang Lihum oleh pihak
Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin pada awal bulan April 2010,
diduga masih 'keluyuran'.
Á ÁBahkan ada sumber menyebutkan kalau Irwan Hamdi alias Alui
belakangan ini terlihat sedang berada di luar rumah sakit.
Á ÁApalagi sumber menyebutkan kalau Irwan Hamdi di luar rumah
sakit, tempatnya menjalani rehabilitasi tanpa pengawalan pihak
rumah sakit. Padahal kalau menurut aturan bahwa terpidana harus
menjalani rehabilitasi setengah tahun, namun sampai saat ini baru
menjalani dua bulan yang bersangkutan sudah keluyuran.
Á ÁHumas Rumah Sakit Sambang Lihum, Murjani, ketika dikonfirmasi
Mata Banua, Kamis (1/7) siang mengatakan, Irwan Hamdi bukannya
sudah keluar dari rumah sakit tersebut, karena hingga saat ini ia
masih menjalani rehabilitasi.
Á Á"Yang bersangkutan masih ada di Rumah Sakit Sambang Lihum,
saat ini kondisinya sudah mulai membaik, dalam artian emosinya
sudah stabil dan sudah terkontrol,"katanya.
Á ÁDisinggung mengenai keberadaan Irwan Hamdi di luar rumah
sakit, ia tidak membantahnya. Murjani menambahkan, yang
bersangkutan memang sempat berada di luar namun bukan berarti sudah
tidak menjalani rehabilitasi lagi.
Á Á"Ia memang sempat beberapa kali minta izin keluar untuk
keperluan lain, dan kita berikan tapi tetap dalam pengawalan, dan
itu pun paling lama satu hari atau beberapa jam," ucapnya.
Á ÁPihak rumah sakit juga memberikan izin kalau memang ada alasan
kuat, salah satunya agar yang bersangkutan dalam menjalani
rehabilitasi tidak merasa terkekang.
Á Á"Sedangkan dalam metode terapi, rehabilitasi ini dinamakan
terapi lingkungan," ungkapnya.
Á ÁDikatakannya bahwa pihak RS Sambang Lihum masih perlu
melakukan kajian dan evaluasi untuk mengetahui bagaimana
perkembangan Irwan Hamdi, karena kalau memang kondisinya betulªbetul normal atau pulih maka akan diserahkan ke lembaga
pemasyarakatan (LP) sesuai peraturan dalam persidangan.
Á ÁSedangkan Irwan Hamdi terpidana narkoba dan dinyatakan
ketergantungan menempati ruang detoxivikasi bersama Boby Lesmana
yang juga menderita ketergantungan.
Á ÁRuang tersebut merupakan ruang perawatan untuk membersihkan
racun yang ada dalam tubuh pasien dari narkoba.
Á ÁPada pertemuan sebelumnya Murjani mengatakan salah satu cara
yang paling efiktif adalah memberikan perawatan dengan cara
memberikan ketenangan bagi pasien, karena biasanya orang yang
mengalami ketergantungan tersebut selalu resah.
Á Á"Kalau pasien sakit kepala kita beri obat sakit kepala,
sedangkan bila pasien sedang resah atau tidak tenang maka akan kita
beri dukungan ditambah obat penenang," bebernya.
Á ÁSementara itu, Kepala LP Teluk Dalam Banjarmasin Drs Sugino Bc
IP menerangkan, selama Alui menjalani rehabilitasi sama statusnya
seperti ia menjalani hukuman di dalam LP Dalam, misalnya selamaÔ h) 0*0*0*° ° Ô empat bulan di RSJ Sambang Lihum dan selama empat bulan pula ia
menjalani hukuman. "Selama ia berada di RSJ Sambang Lihum, itu
bukan tanggung jawab kami," tandasnya.
Á ÁBila sudah selesai (sehat), terpidana harus kembali ke LP
Teluk Dalam Banjarmasin. "Itu tanggung jawab kami dan secara manual
anggota kita selalu mencek keadaannya di sana, sehat apa belum,"
tegasnya. Hal ituÁ Ámengacu pada pasal 103 UU No 35 Tahun 2009
tentang Narkotika. Ã Ãris/zal/adi

No comments: