Friday, July 23, 2010

Diciduk Tiga Tersangka Penggelap Uang Koperasi Rp3,8 M

BANJARMASIN © Yudi, Jun dan Arif, ketiganya warga Kotabaru, diciduk
Sat I Krimum Dit Reskrim Polda Kalsel dari kamar 306 Hotel Ibis,
Slipi Jakarta, Minggu (18/7) sekitar pukul 12.45 WIB. Kini
ketiganya dijadikan tersangka penggelapan uang milik KUD Gajahmada
Serongga, Kotabaru senilai Rp3,8 miliar.
Á ÁJumat (23/7), Dir Reskrim Polda Kalsel Kombes Pol Mas Guntur
Laope mengakui bahwa pihaknya sudah menahan ketiga tersangka yang
sebenarnya petinggi KUD Gajahmada.
Á ÁDitambahkan Kasat I Krimum Dit Reskrim AKBP Helfi Assegaff
didampingi AKP Ridwan, polisi bergerak menciduk ketiga tersangka,
yakni Yudi, Sekretaris KUD Gajammada, Jun (ketua) dan Arif
(bendahara) setelah ada laporan dari anggota perintis KUD bahwa
uang koperasi telah digelapkan ketiganya.
Á ÁPolisi kemudian menyelidiki keberadaan ketiga tersangka.
Kebetulan, ketiga tersangka sedang berada di Hotel Ibis Jakarta.
Penangkapan ketiganya tanpa sepengetahuan pemilik hotel.
Á ÁMenurut Helfi, para pelaku modus operandinya adalah
bersekongkol menggelapkan uang dari sebagian fee dari hasil
tambang.
Á ÁFee tambang ada senilai Rp20.000/metrik ton (MT) yang
semestinya seluruhnya dimasukkan ke kas KUD Gajahmada. Hanya saja,
fee cuma dimasukkan sebesar Rp15.000/MT, sedangkan yang Rp5.000©nya
digelapkan yang diduga dilakukan oleh ketiga tersangka.
Á ÁKejadiannya sendiri diperkirakan terjadi antara November 2009
hingga April 2010 lalu.
Á ÁPara tersangka dijerat dengan pasal 374 KUHP, yakni tindak
pidana penggelapan dalam jabatan yang ancaman hukumannya lima tahun
penjara. Ã Ãadi

3 comments:

Tejo said...

Masih menjadi DPO, yaitu Biro Hukum KUD Gajah Mada, dengan nama Marojahan Panjaitan, ikut serta bersekongkol dengan ketiga tersangka

R. Tedjo Hastono, Saksi Pelapor said...

Masih menjadi DPO, yaitu Biro Hukum KUD Gajah Mada, dengan nama Marojahan Panjaitan, ikut serta bersekongkol dengan ketiga tersangka.

mohon semua pihak untuk segera melaporkan kalo ada diketahui gerak gerik orang tersebut

Adi Permana bin H Ali Basrah bin Barihun bin Taib bin Katar said...

Terima kasih informnya Pak.....