Tuesday, July 13, 2010

Berkas Oknum Pemeras Hampir Selesai

BANJARMASINÄ Ä © Berkas lima oknum mantan anggota Sat I Dit Narkoba
Polda Kalsel sudah hampir selesai. Jika sudah selesai maka dalam
waktu dekat akan segera disidangkan.
Á ÁSenin (12/7), Kabid Propam Polda Kalsel AKBP Zuhdi Arrasuli
mengatakan, pemeriksaan terhadap kelima orang berinisial Kompol YC,
Brigadir AL, Briptu TR, Briptu HR dan Briptu DR itu sudah hampir
rampung.
Á ÁPemeriksaan ujarnya sekitar 90 persen selesai dan siap
dilimpahkan ke Ankum mereka masing©masing untuk disidangkan.
Á Á"Jika sudah dilimpahkan maka paling lambat 30 hari harus
disidangkan oleh Ankumnya. Sebagai Propam kita akan menjadi
penuntut," cetusnya.
Á ÁMeski demikian, masih belum jelas bagaimana kelanjutan pidana
kasus ini, mengingat keenam korban diduga diperas puluhan juta
rupiah.
Á ÁCukup lama, yakni sekitar Maret 2010 lalu, kasus pemerasan
yang menimpa Syahruji dkk yang diduga dilakukan oleh lima oknum
polisi bekas anggota Sat I Dit Narkoba Polda Kalsel, kabarnya mulai
ditelisik lagi.
Á ÁRabu (7/7), informasi yang belum bisa dikonfirmasi
kebenarannya menyebutkan, enam korban pemerasan yang kebetulan
warga Batulicin, Kabupaten Tanbu, didatangi anggota Provos Bid
Propam Polda Kalsel untuk dimintai keterangan.
Á ÁPemeriksaan tersebut dikabarkan untuk melengkapi berkas kasus
tersebut, sehingga bisa layak dibawa ke proses lebih lanjut, baik
itu sidang disiplin maupun peradilan umum.
Á ÁKelima tersangka ini melakukan pemerasan terhadap enam orang
warga yang sebelumnya dituduh mereka sebagai pemakai sabu.
Á ÁBahkan, enam orang warga itu sempat disekap di salah satu
kamar hotel HBI sambil mengancam akan memenjarakan para warga jika
tidak menyerahkan uang pelicin. Kabarnya, tiap orang warga dikenai
ongkos bebas Rp30 juta.
Á ÁTakut dipenjara, enam warga yang sebenarnya tidak terbukti
berpesta sabu ini mau saja dimintai uang. Alhasil, transfer
terlarang pun dilaksanakan.
Á ÁKonon, saat beraksi memeras, kelima oknum itu mengaku dari
Resmob Dit Reskrim Polda Kalsel, sehingga para anggota Resmob yang
mendengar pengaduan warga yang terima keluarganya diperas, lalu
menggerebek kamar penyekapan.
Á ÁSempat terjadi ketegangan, beruntung pihak Bid Propam Polda
Kalsel cepat bertindak. Lima oknum itu dimutasi, Kompol YC ke Biro
Personil, sementara Briptu Agus bersama, Briptu TR, Briptu HR dan
Briptu X dimutasi ke Denma Polda Kalsel sambil menunggu proses
hukum pidana 368 KUHP.
Á ÁAda informasi lain, kasus ini sempat terkatung©katung, karena
diduga ada campur tangan dari petinggi polisi. Benar atau tidak,
hal itu cukup beralasan, mengingat pihak Kejati Kalsel beberapa
kali dikonfirmasi selalu mengatakan, berkas kasus atau SPDP kasus
pemerasan ini saampai sekarang tidak pernah ada atau sampai ke
kejaksaan.
Á ÁÃ ÃÄ ÄUniknya, oknum anggota Denma Polda Kalsel, Briptu Agus juga
terlibat sebagai pelaku penganiayaan terhadap ladies Karaoke HBI,
Mika (24), menyerahkan diri. Ia secara intensif menjalaniÔ h) 0*0*0*° ° Ô interogasi oleh Bid Propam Polda Kalsel, Selasa (8/6). Ã Ãadi

No comments: