Wednesday, June 23, 2010

Pengusaha Penggemar Vespa Kesandung Ganja

BANJARMASINÄ Ä © Seorang pengusaha yang juga penggemar Vespa antik,
SHC alias Ook (38), warga Jl Pembangunan I No 4 RT 40, Belitung,
Banjarmasin Barat harus rela diciduk polisi Sat I Dit Narkoba Polda
Kalsel akibat tersandung kasus ganja, Selasa (22/6) sekitar pukul
22.30 Wita.
Á ÁOok ditangkap aparat ketika baru saja mengisap lintingan
tembakau bercampur ganja di Bengkel 72 Cafe Jl Trans Kalimantan No
2 RT 8, handil Bakti, Batola.
Á ÁMeski sempat membuang barang bukti ke lantai, namun polisi
yang sudah sejak mula mengawasi gerak©geriknya tak mudah tertipu.
Ook pun tak berkutik ketika lintingan ganja bersama satu kotak
plastik berisi ganja kering ditemukan petugas dekat tempatnya
duduk.
Á ÁRabu (23/6), Kasat I Dit Narkoba AKBP Made Wijana mengakui
kalau pihaknya berhasil menangkap Ook yang diduga menguasai ganja
kering dan ganja lintingan.
Á Á"Sebenernya kita mendapat informasi seminggu yang lalu jika
yang bersangkutan ada menguasai ganja. Kemudian, kita lakukan
penyelidikan dan diketahui kalau pelaku kerap menikmati ganja di
sebuah cafe. Begitu kita datangi, ternyata benar dan ditemukan
sejumlah barang bukti," cetus Made.
Á ÁSatu linting ganja memiliki berat 0,34 gram, sedangkan satu
kotak plastik ganja kering memiliki berat 4,77 gram.
Á ÁSetelah itu, polisi melakukan pengembangan ke rumah tersangka
di Jl Pembangunan I No 4 dan lagi©lagi polisi menemukan satu paket
besar ganja kering dengan berat 100 gram serta biji ganja seberat
2,88 gram.
Á ÁOok mengaku bahwa dia memang sudah kecanduan ganja, dan memang
akan mengobati kecanduannya itu ke dokter yang ahli. Namun, belum
sempat niatnya untuk berobat, ia harus berurusan dengan polisi.
Á ÁPolisi pun tidak mudah percaya Ook ketergantungan, sehingga
polisi mengenakan tersangka dengan pasal 111 UU No 35 Tahun 2009
tentang Narkotika, yakni menguasai ganja dengan ancaman hukuman
minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun penjara. Ã Ãadi

No comments: