Friday, June 25, 2010

Pengedar Sabu Martapura Dibekuk

BANJARMASINÄ Ä © Jajaran Sat II Dit Narkoba berhasil mengamankan
pengedar sabu, Aam (51) di kediamannya sendiri, Jl Menteri Empat Gg
Sabirin RT 27 No 11 Kelurahan Keraton, Martapura, Kabupaten Banjar
pada Selasa (22/6) sekitar pukul 13.00 Wita.
Á ÁAam yang tergolong sudah kakek dan bercucu ini memang sudah
menjadi target operasi (TO), karena berdasar laporan masyarakat,
sudah sangat meresahkan warga sekitar, karena ulahnya yang suka
bertransaksi sabu di kediamannya.
Á ÁJumat (25/6), Kasat II Dit Narkoba AKBP Jimmy S mengakui kalau
pihaknya telah mengamankan Aam di rumahnya sendiri, beserta 13
paket sabu siap edar dengan total berat 6,09 gram atau berat bersih
sekitar 3,57 gram.
Á ÁAam dijerat dengan pasal 114 jo pasal 112 UU No 35 Tahun 2009
tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun
penjara.
Á ÁInformasi terhimpun, polisi mendapat pengaduan dari warga
bahwa Aam kerap melakukan transaksi penjualan sabu di kediamannya,
kawasan Kelurahan Keraton, Martapura.
Á ÁInformasi itu lalu ditindaklanjuti dengan penyelidikan
mendalam. Yakin bahwa informasi itu akurat, kemudian polisi
berbekal surat penggeledahan, langsung menggeledah Aam dan
rumahnya.
Á ÁKetika penggrebekan secara tiba©tiba itu, dari saku celana
Aam, polisi mendapati sepaket sabu siap edar dengan nilai sekitar
Rp250.000.
Á ÁCuriga ada barang bukti lain, polisi lantas menggeledah seisi
rumah Aam. Tentu saja, tindakan polisi menggeledah rumah tersangka
di siang bolong mengundang perhatian dari warga sekitar.
Á ÁDi tengah penggeledahan, polisi menemukan sebuah dompet kecil
berwarna putih teronggok di tanah, tepat di bawah jendela kamar
tersangka.
Á ÁCuriga dengan temuan itu, polisi lalu menyuruh tersangka dan
juga saksi menyaksikan secara seksama apa isi dompet tersebut.
Begitu dibuka, ternyata isinya ada 12 paket sabu siap edar.
Á ÁTersangka semakin tidak berkutik, begitu polisi juga menemukan
sebungkus plastik klip. Ini memperkuat dugaan kalau tersangka
memang memaket sabu untuk dijual. Ã Ãadi

No comments: