Wednesday, June 9, 2010

Pengawalan H Rusli Tanggung Jawab LP Martapura

BANJARMASINÄ Ä © Sepertinya memang ada perlakuan istimewa terhadap
terpidana kasus illegal logging, H Rusli. Semenjak dibantarkan oleh
pihak LP Martapura ke rumah sakit, Ketua DPRD Banjar ini ternyata
tidak dikawal. Beberapa kali Mata Banua memantau, tak kelihatan
petugas yang mengawal atau menjaga terpidana ini.
Á ÁAlhasil hal itu menjadi keprihatinan juga dari Kajati Kalsel,
Abdul Taufiq SH. "Semestinya, yang bertanggung jawab mengawal
terpidana yang dibantarkan ke rumah sakit adalah pihak LP sendiri
dan tentunya bisa meminta bantuan dari pihak kepolisian," cetusnya,
Rabu (9/6).
Á ÁPihak kejaksaan, lanjutnya, hanya sebatas mengeksekusi
terpidana. Demikian juga ketika seseorang berstatus terdakwa, maka
hal itu masih tanggung jawab kejaksaan untuk mengamankannya.
Á Á"Ini sudah ketentuan, jika ada terpidana yang dibantarkan maka
tugas pengamanan dan pengawalan itu sepenuhnya tanggung jawab LP.
Dalam kasus H Rusli yang sekarang dibantarkan ke RSUD Ulin
Banjarmasin, maka pihak LP Martapura yang berwenang mengawalnya,"
tegasnya.
Á ÁMeski demikian, lanjutnya, jika memang LP Martapura ada
kendala, maka bisa saja meminta bantuan dengan aparat kepolisian
untuk bertugas mengawal H Rusli. "Kalau sampai tidak ada
pengawalan, ya patut disayangkan," paparnya.
Á ÁSementara Kepala LP Martapura Agus Wiryawan beberapa kali
dihubungi ke 08179082XXX tidak berhasil dikonfirmasi. Hp yang
bersangkutan tidak aktif dan hanya terdengar pesan kotak suara.
Á ÁTerpidana kasus à Ãillegal loggingÄ Ä bernama HM Rusli saat ini
masih berada di ruang Pav Aster A III/7 Rumah Sakit Umum Daerah
(RSUD) Ulin Banjarmasin, untuk menjalani perawatan, sejak Sabtu
(29/5).
Á ÁKader Golkar dan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar ini
sebelumnya pernah masuk sel di Polres Banjar sekitar 20 hari
kemudian yang bersangkutan menjalani tahanan kota, dan sehubungan
dengan ditolaknya peninjauan kembali (PK)©nya oleh MA, maka ia pun
harus masuk kembali ke sel untuk menjalani sisa masa tahanan.
Á ÁHanya saja karena sakit, terpidana akhirnya dibantarkan dan
mulanya dirawat di RS Ratu Zalekha, kemudian dirujuk ke RSUD Ulin
Banjarmasin.
Á ÁInformasi didapat,Ã ÃÄ Ä berdasarkan hasil laboratorium, secara
medis kondisi kesehatan HM Rusli memang perlu mendapatkan perawatan
di rumah sakit, karena menderita penyakit kolestrol dan maag
(lambung).
Á ÁSedangkan perawatan HM Rusli di rumah sakit atas rekomendasi
pihak LP sendiri, karena hanya berselang beberapa jam setelah resmi
diinapkan di LP, Rusli mengeluh sakit. Ã Ãadi

No comments: