Thursday, June 3, 2010

Pelindo III Kotabaru Naik Status

BANJARMASINÄ Ä © Setelah sebelumnya, kasus dugaan korupsi di Pelindo
III Kotabaru diselidiki, kini Kejati Kalsel meningkatkan status
kasus itu ke tingkat penyidikan.
Á ÁKamis (3/6), Kasi Penkum dan Humas Kejati Kalsel Rajendra SH
mengatakan, pihaknya meningkatkan status kasus dugaan korupsi
Pelindo III Kotabaru ke penyidikan.
Á Á"Dalam waktu dekat, akan diketahui siapa saja tersangkanya.
Semua pihak yang berkaitan atau setidaknya mengetahui akan
dipanggil," cetusnya.
Á ÁMeski demikian, sumber di Kejati Kalsel mengisyaratkan bahwa
TK, salah satu mantan pimpinan Pelindo III Kotabaru telah dijadikan
tersangka kasus penyimpangan pungutan pelabuhan yang tak sesuai
ketentuan Dirjen Perhubungan Laut.
Á ÁAkibat perbuatan tersebut, negara diperkirakan mengalami
kerugian lebih kurang Rp1 miliar.
Á ÁSejak beberapa bulan lalu, kasus ini intensif diselidiki.
Kejati Kalsel bahkan sudah memeriksa sejumlah saksi yang dinilai
mengetahui permasalahan.
Á ÁDalam kasus ini pihak kejaksaan telah memeriksa beberapa orang
saksi dan akan terus melakukan pengembangan kasus guna penegakan
hukum sesuai peraturan perundang©undangan di Indonesia.
Á ÁPejabat pernah menjalani pemeriksaan, seperti Sumardi, mantan
Kepala Kawasan Pelabuhan Merah Putih, Kabupaten Kotabaru.
Á ÁKejati juga pernah memanggil tiga saksi yaitu Sabransyah A,
Faris Asegaf dan Nanang.
Á ÁDemikian pula Rusdianto, Operation PT Samudera Indonesia,
Sugiman (Kepala Cabang PT Karana Line), M Nasir (Kepala Cabang PT
Andika Line), Taufik Cahyono (Kepala Cabang PT Tirta Samudera
Cakra) dan Sutarto (Kepala Cabang PT Jarbin Transport).
Á ÁKejati Kalsel dalam kasus ini juga telah menetapkan satu orang
tersangka yakni TK.
Á ÁTersangka tindak pidana korupsi dapat dikenakan pasal 2 ayat
(1) serta pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi
jo UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU 31 Tahun 1999. Ã Ãadi

No comments: