Sunday, June 20, 2010

Nasib Aulia Bagaimana?

BANJARMASINÄ Ä © Kasihan sungguh nasib Aulia, bocah berusia lima tahun
yang mesti terkatung©katung hanya karena tidak memiliki akta
kelahiran dan sulit masuk sekolah ini. Meski kasus Aulia sudah
dilaporkan ibunya, Ema, warga Jakarta ke Bid Propam Polda Kalsel,
namun tidak diketahui bagaimana tindak lanjut kasus tersebut.
Á ÁMinggu (20/6), Kabid Propam Polda Kalsel AKBP Zuhdi Arrasuli
yang coba dihubungi ke ponselnya yang bernomor 08175785XXX tak
berhasil dikonfirmasi. Ponsel Zuhdi tak bisa dihubungi.
Á ÁBegitu juga ketika Kapolres Balangan AKBP RR yang diduga
tersangkut kasus ini dihubungi ke nomornya 08122868XXX juga selalu
terdengar nada kalau nomor ini tidak bisa dihubungi.
Á ÁBelum diketahui apakah AKBP RR sudah dipanggil atau menjalani
pemeriksaan di Bid Propam Polda Kalsel, ataukah belum.
Á ÁKapolres Balangan AKBP RR dikadukan seorang wanita, berisinial
Ema, warga Bogor, Jabar ke Bid Propam Polda Kalsel, Rabu (16/6).
Ema mengadu sembari membawa serta anak semata wayangnya, Aulia yang
masih berumur lima tahun.
Á ÁPengaduan tersebut terbongkar secara tak sengaja. Ema yang
berwajah cantik dan disinyalir wanita keturunan Pakistan itu ingin
rehat sejenak ke salah satu kantin di lingkup Polda Kalsel.
Á ÁKebetulan saat itu, banyak para wartawan yang sedang berkumpul
sambil minum minuman ringan.
Á Á"Saya terpaksa mengadu ke Propam karena sekian lama saya
berharap ada pengakuan terhadap anaknya, tidak diindahkan," ujar
Ema.
Á ÁMenurutnya, Aulia adalah anak AKBP RR. "Ini anak Kapolres
Balangan. Saya berani kalau memang mau tes DNA. Bahkan beliau yang
mengongkosi biaya persalinan ketika di rumah sakit di Bogor, lima
tahun lalu," jelasnya lagi.
Á ÁEma menambahkan, permintaan dirinya sebenarnya sangat
sederhana, yakni agar AKBP RR mengakui Aulia sebagai anaknya,
sehingga Aulia bisa dibuatkan akta kelahiran dan selanjutnya, bisa
dengan mudah untuk melanjutkan sekolahnya di kemudian hari.
Á ÁDikatakan, Aulia agak sulit masuk sekolah, karena tidak
memiliki akta kelahiran.
Á ÁWanita yang kelihatan cukup sedih ini mengatakan bahwa
pertemuannya dengan RR adalah takdir, karena RR ketika itu memang
sudah memiliki istri yang sah.Ã Ã adi

No comments: