Thursday, June 24, 2010

Menahan Diri Demi Karir RR

BANJARMASINÄ Ä © Ema (42) yang mengaku sebagai istri siri AKBP RR,
Kapolres Balangan mengaku sedih dan kecewa karena Aulia, anak buah
pernikahaannya dengan RR nasibnya tak jelas, karena RR enggan
mengakui Auli sebagai anaknya.
Á Á"Tak cuma itu, sejak Aulia berusia empat bulan, dia tidak
pernah lagi menghiraukan kami maupun membiayai hidup Aulia. Selama
ini, saya sendiri yang mengongkosi biaya hidup Aulia bahkan ketika
ia sakit dan mesti dirawat di rumah sakit," keluh Ema, Kamis
(24/6).
Á ÁDitambahkan, sebenarnya, ia ingin meminta pertanggungjawaban
RR sebagai suami sekaligus ayah Aulia. Ia bahkan disarankan
temannya agar membawa Aulia yang kala itu masih bayi untuk menemui
RR ketika sedang mengikuti pendidikan Sespim.
Á Á"Namun, saya masih menahan diri, sehingga tidak mengikuti
saran teman. Kalau saya mau, tentu sejak dulu, karir dia sudah
tamat," paparnya.
Á ÁWanita yang memiliki keluarga besar di Purwokerto ini
menambahkan, ia sudah beberapa kali mencoba berkomunikasi dengan RR
agar ada jalan keluar permasalahan anaknya, namun RR selalu
menghindar seakan tak mau bertanggung jawab.
Á ÁMenurut Ema lagi, ia hanya sekadar ingin Aulia, gadis cilik
berusia lima tahun itu, mendapat akta kelahiran untuk kemudahan
Aulia masuk sekolah. Selain itu, agar Aulia memperoleh biaya hidup
layaknya seorang anak yang memiliki ayah.
Á ÁInformasi terbaru, ungkap Ema, sahabtnya yang bernama Uli,
baru©baru saja diperiksa mengenai hubungan Ema dan RR oleh polisi
di Polres Bogor.
Á Á"Uli mengabarkan, sejumlah orang yang sempat dekat dengan RR,
seperti Asep, sopir dinas RR juga sudah dimintai keterangan,"
bebernya.
Á ÁSumber lain memberkan kalau tim dari Bid Propam Polda Kalsel
pergi ke Bogor, Garut, Bandung dan Jakarta untuk menyelidiki kasus
yang bermula dari pengaduan resmi Ema ke Bid Propam Polda Kalsel.
Á ÁEma (42) mengisahkan, ia menikah dengan RR (44) pada tanggal
6 September 2004 di Cilitan Jakarta, ketika RR masih Wakapolres
Garut dengan pangkat kompol. Wanita berdarah Arab (bukan Pakistanà êRedÄ Ä) bermarga Bin Nahdi ini kemudian melahirkan pada 17 Agustus
2005 di rumah sakit di Bogor dengan cara operasi caesar.
Á ÁEma yang berumah di Bogor itu ketika persalinan mengaku
ditunggui ibu kandung RR yang kerap disapa Ema, Ibu Poppy. Bahkan,
ketika RR datang membezuk, RR diantar sendiri oleh pamannya bernama
Adang.
Á ÁMenurut Ema, sopir dinas RR yang bernama Asep, sangat
mengetahui status hubungannya dengan RR, karena memang RR kerap
minta diantarkan Asep jika bertamu ke rumah Ema.
Á ÁRicky dan Yadi, sopir dinas RR yang bertugas di Cianjur,
menurut Ema juga tahu status hubungan dirinya dengan RR, begitu RR
pindah dari Garut ke Cianjur sekitar tahun 2004 itu.
Á ÁBahkan, lanjutnya, sahabat dekatnya, Uli juga memastikan kalau
memang Aulia adalah anak kandung Ema buah pernikahaannya dengan RR.
à Ãadi

No comments: