Wednesday, June 2, 2010

Mantan Kasat Reskrim Divonis Tiga Tahun

MARTAPURAÄ Ä © Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Martapura menvonis
mantan Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Dadang Widyo Probowo SIK
tiga tahun penjara karena terbukti melakukan pelanggaran UU
Perlindungan Anak dengan memperkosa anak di bawah umur. Vonis hakim
ini lebih rendah satu tahun dari tuntutan jaksa penuntut umum
(JPU).
Á ÁSelain vonis tiga tahun penjara potong masa tahanan, majelis
hakim yang diketuai Jarot Widiyatmono SH tersebut juga menjatuhkan
denda sebesar Rp60 juta subsidair tiga bulan kurungan.
Á ÁHakim menganggap terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan
bersalah melanggar pasal 81 ayat 1 UU RI No 23 Tahun 2002 tentang
Perlindungan Anak, yakni melakukan tindak pidana dengan kekerasan
atau ancaman kekerasan memaksa anak untuk bersetubuh dengannya yang
dilakukan secara berlanjut, artinya, hakim tidak menerima pledoi
(pembelaan) terdakwa.
Á ÁVonis sendiri diambil pihak majelis hakim atas dasar
keterangan saksi, terutama saksi korban yang notabene masih di
bawah umur, serta barang bukti lain, seperti hasil visum dokter, di
samping faktor memberatkan dan meringankan terdakwa. Atas vonis
hakim tersebut, penasehat hukum terdakwa menyatakan banding,
sedangkan pihak JPU pikir©pikir
Á ÁSebelumnya dalam pembelaan atas tuntutan JPU, tim penasehat
hukum terdakwa menandaskan, apa yang jadi dakwaan dan tuntutan JPU
tidak dapat dibuktikan unsur©unsurnya dan terhadap unsur©unsur
pasal yang didakwakan dan dituntut tidak terpenuhi, sehingga
diminta terdakwa dibebaskan dari tahanan.
Á ÁMenurut mereka, tidak mungkin perbuatan perkosaan menjadi
suatu rangkaian perbuatan berlanjut yang masing©masing perbuatan
masih belum selesai.
Á ÁPeristiwa yang memalukan korps kepolisian tersebut terjadi
minggu pertama bulan Nopember 2009 lalu di Asrama Polisi Tanjung
Rema Martapura.
Á ÁKorban, gadis asal Lampung ini dari laporan sebelumnya, sampat
diseret ke dalam kamar untuk melayani nafsu AKP Dadang. Gadis
malang itu sebenarnya sekadar membantu menyiapkan sarapan pagi bagi
oknum perwira ini. Ã Ãdio/adi

No comments: