Wednesday, June 16, 2010

Kapolres Balangan Dilaporkan Ke Propam

BANJARMASINÄ Ä © Kapolres Balangan AKBP RR dikadukan seorang wanita,
berisinial Ema, warga Bogor, Jabar ke Bid Propam Polda Kalsel, Rabu
(16/6). Ema mengadu sembari membawa serta anak semata wayangnya,
Aulia yang masih berumur lima tahun.
Á ÁKabid Propam Polda Kalsel AKBP Zuhdi Arrasuli mengakui adanya
laporan tersebut dan kini sedang dipelajari.
Á ÁPengaduan tersebut terbongkar secara tak sengaja. Ema yang
berwajah cantik dan disinyalir wanita keturunan Pakistan itu ingin
rehat sejenak ke salah satu kantin di lingkup Polda Kalsel.
Á ÁKebetulan saat itu, banyak para wartawan yang sedang berkumpul
sambil minum minuman ringan.
Á Á"Saya terpaksa mengadu ke Propam karena sekian lama saya
berharap ada pengakuan terhadap anaknya, tidak diindahkan," ujar
Ema.
Á ÁMenurutnya, Aulia adalah anak AKBP RR. "Ini anak Kapolres
Balangan. Bahkan beliau yang mengongkosi biaya persalinan ketika
di rumah sakit di Bogor, lima tahun lalu," jelasnya lagi.
Á ÁEma menambahkan, permintaan dirinya sebenarnya sangat
sederhana, yakni agar AKBP RR mengakui Aulia sebagai anaknya,
sehingga Aulia bisa dibuatkan akta kelahiran dan selanjutnya, bisa
dengan mudah untuk melanjutkan sekolahnya di kemudian hari.
Á ÁDikatakan, Aulia agak sulit masuk sekolah, karena tidak
memiliki akta kelahiran.
Á ÁWanita yang kelihatan cukup sedih ini mengatakan bahwa
pertemuannya dengan RR adalah takdir, karena RR ketika itu memang
sudah memiliki istri yang sah.
Á ÁPengakuan wanita itu di depan wartawan, tentu saja cukup
mengejutkan para wartawan yang tampak setengah tak percaya,
mengingat perwira yang dilaporkan ke Propam Polda Kalsel, statusnya
bukan main©main, yakni kepala kepolisian di Balangan.
Á ÁDilaporkan oleh koresponden à ÃMata BanuaÄ Ä di Balangan, Ika Paksi,
para wartawan Balangan sebenarnya sudah berupaya mengkonfirmasi
terkait masalah tersebut.
Á ÁHanya saja, RR mengatakan belum bisa memberikan pernyataan
atau tanggapan terkait hal itu. "Pak Kapolres katanya belum siap
memberikan pernyataan sekarang. Kemungkinan, besok Pak Kapolres
baru mau memberikan pernyataan. Bahkan, tadi kita coba hubungi
lagi, ponselnya tak diangkat©angkat, meski aktif," tutur Ika. Ã Ãadi

No comments: