Tuesday, June 1, 2010

H Rusli Nginap Di Rumah Sakit Tanpa Pengawalan

BANJARMASINÄ Ä © Terpidana kasus à Ãillegal loggingÄ Ä bernama HM Rusli saat
ini telah berada di ruang Pav Aster A III/7 Rumah Sakit Umum Daerah
(RSUD) Ulin Banjarmasin, untuk menjalani perawatan.
Á ÁDari pantauan à ÃMata BanuaÄ Ä, Senin (31/5), yang bersangkutan
telah menginap di RSUD Ulin sudah beberapa hari, sejak Sabtu
(29/5). Sedangkan menginapnya terpidana di rumah sakit tersebut
karena mendapat rujukan dari RS Ratu Zalekha Martapura setelah
sebelumnya dibantarkan oleh pihak LP Martapura.
Á ÁDalam ruang perawatan terpidana, terlihat dari luar kaca dua
orang lelaki yang diduga adalah anaknya sedang duduk santai di
ruang tamu. Sementara itu dari pihak berwenang, khususnya yang
memberikan surat pembantaran tidak hadir.
Á ÁSuasana di dalam ruang maupun di luar ruang terpidana menginap
tampak sepi, baik itu dari pihak keluarga maupun dari pihak
penjagaan, karena semestinya yang bersangkutan dalam melaksanakan
pembantaran masih tetap dalam pengawalan.
Á ÁKetika à ÃMata BanuaÄ Ä mencoba untuk menemui H Rusli, ternyata
salah seorang penunggu terpidana menyambangi, namun tidak banyak
bicara. Ketika ditanya apakah di ruangan itu HM Rusli dirawat,
lelaki yang diperkirakan anak dari HM Rusli mengakui sambil
mengangguk. Begitu pula ketika diajak untuk bincang©bincang, lelaki
tersebut mengatakan bisa.
Á ÁNamun setelah masuk kembali dan menutup pintu kamar, lelaki
tersebut tak muncul, sedangkan pintu kamar tempat dirawatnya HM
Rusli tertutup rapat.
Á ÁSekian lama menunggu ternyata tidak ada yang muncul dan
memberikan komentar, khususnya masalah perkembangan HM Rusli, dan
sampai kapan ia harus dirawat di rumah sakit tersebut.
Á ÁSebelumnya terpidana HM Rusli à ÃÄ Ädivonis tiga bulan penjara oleh
Pengadilan Negeri (PN) Martapura. Rusli mesti menjalani sisa masa
tahanan selama satu bulan, setelah peninjauan kembali (PK) kasusnya
ditolak oleh Mahkamah Agung (MA).
Á ÁRusli sebelumnya pernah masuk sel di Polres Banjar sekitar 20
hari kemudian yang bersangkutan menjalani tahanan kota, dan
sehubungan dengan ditolaknya peninjauan kembali (PK)©nya oleh MA,
maka ia pun harus masuk kembali ke sel untuk menjalani sisa masa
tahanan.
Á ÁHanya saja karena sakit, terpidana akhirnya dibantarkan dan
mulanya dirawat di RS Ratu Zalekha, kemudian dirujuk ke RSUD Ulin
Banjarmasin.
Á ÁInformasi didapat,Ã ÃÄ Ä berdasarkan hasil laboratorium, secara
medis kondisi kesehatan HM Rusli memang perlu mendapatkan perawatan
di rumah sakit, karena menderita penyakit kolestrol dan maag
(lambung).
Á ÁSedangkan perawatan HM Rusli di rumah sakit atas rekomendasi
pihak LP sendiri, karena hanya berselang beberapa jam setelah resmi
diinapkan di LP, Rusli mengeluh sakit. Ã Ãris/adi

No comments: