Monday, June 28, 2010

H Muhidin Bisa Jadi Tersangka

BANJARMASINÄ Ä © H Muhidin yang saat ini sedang kesandung soal tanah
bermasalah di Jl A Yani Km 17 Gambut, kemungkinan bisa dijadikan
tersangka. Hal itu bergantung dari pembuktian keaslian SHM No
21/1972.
Á ÁSenin (28/6), Kasi Penkum dan Humas Kejati Kalsel Rajendra SH
didampingi Arief SH mengatakan, pihaknya memang sudah menerima
berkas serahan tahap pertama dari Sat I Krimum Dit Reskrim Polda
Kalsel untuk kasus penyerobotan lahan dan pemalsuan SHM dengan
tersangka Emmy, warga Banjarbaru.
Á ÁEmmy sendiri sudah dipastikan terkena pasal 385 KUHP alias
melakukan tindakan penyerobotan harta milik orang lain tanpa hak.
Namun, untuk pasal pemalsuan SHM sebagaimana diatur dalam pasal 263
KUHP, penyidik masih perlu memeriksa keaslian SHM tersebut ke Lab
Forensik Polda Jatim.
Á Á"Kita memang memeriksa berkas, Emmy mengaku menjual lahan ke
H Muhidin senilai Rp200 juta. Apakah H Muhidin bisa dikenakan pasal
480 KUHP, maka hal itu sangat bergantung bagaimana hasil
pemeriksaan laboratorium. Makanya, dalam petunjuk P©19 yang kita
berikan, penyidik diharapkan memeriksakan SHM tersebut ke
laboratorium," tukas Arief.
Á ÁJika ternyata SHM yang digunakan Emmy untuk menjual lahan
adalah terbukti palsu, maka bisa jadi H Muhidin terkena pasal 480
KUHP dan dianggap sebagai tersangka.
Á ÁBahkan, kalaupun lahan itu dianggao hanya sebagai jaminan
dalam pinjam©meminjam uang atau sebagai gadaian, maka tetap saja H
Muhidin bisa jadi tersangka, dengan catatan SHM terbukti palsu.
Á ÁDalam pasal 480 KUHP ayat (1e), karena sebagai sekongkol,
barang siapa yang membeli, menyewa, menerima tukar menerima gadai,
menerima sebagai hadiah, atau karena hendak mendapat untung,
menjual, menukarkan, menggadaikan, menyimpan atau menyembunyikan
sesuatu barang, yang telah diketahuinya atau yang patut disangkanya
diperoleh karena kejahatan.
Á ÁMenurutnya, menyimpan SHM yang diduga palsu itu saja, H
Muhidin bisa terkena sebagai tersangka. "Namun, untuk membuktikan
unsur tersebut, SHM harus diperiksa dahulu keabsahannya,"
cetusnya.Á ` ` Á
Á ÁSebagaimana diketahui, selembar SHM No 21/1972 dan sebidang
tanah di Jl A Yani Km 17 Gambut yang masih bermasalah dan kebetulan
berada di tangan H Muhidin, disita petugas kepolisian dari Sat I
Krimum Dit Reskrim Polda Kalsel.
Á ÁSelain itu, Kamis (17/6), sejumlah polisi melakukan pematokan
dan pemasangan plang di lokasi tanah sebagai tanda bahwa tanah
tersebut disita sebagai barang bukti dalam kasus penyerobotan lahan
milik Nirwanati yang diduga dilakukan Emmy.
Á ÁKasat I Krimum Dit Reskrim AKBP Helfi Assegaff membenarkan
bahwa berkas kasus kini sudah diserahkan ke Kejati Kalsel dalam
penyerahan tahap pertama.
Á ÁUntuk melengkapi berkas, polisi melakukan penyitaan barang
bukti. Penyitaan SHM 21/1972 dari tangan H Muhidin, selaku pembeli
lahan dari Emmy, didasarkan penetapan penyitaan dari Pengadilan
Negeri (PN) Banjarmasin No 721/Pen.Pid/2010/PN Bjm. Penyitaan SHM
sudah dilaksanakan 1 Juni 2010.
Á ÁSelain itu, tanah bermasalah juga disita 3 Juni 2010Ô h) 0*0*0*° ° Ô sebagaimana penetapan Pengadilan Negeri (PN) Martapura No
188/Pen.Pid/2010/PN Mtp.
Á ÁEmmy, warga Banjarbaru dilaporkan Nirwanati (68), warga Jl
Pulo Mas III A/9 RT 004 RW 012 Kelurahan Kayu Putih Kecamatan Pulau
Gadung Jakarta Timur karena diduga sudah merugikan pelapor, setelah
memalsukan SHM No 21/1972.
Á ÁKuasa hukum Nirwanati, Ketut Bagiada SH yang berkantor Jl Hang
Tuah No 34A Sanur, Denpasar, Bali menerangkan kepada pers, akibat
tindakan Emmy, kliennya mengalami kerugian hingga Rp2 miliar,
akibat tanah miliknya di Jl A Yani Km 17,45 Gambut, Kabupaten
Banjar sesuai SHM Nomor 537, pengeluaran Sertifikat Sementara
tanggal 10 Nopember 1977, di Desa Gambut, Kecamatan Gambut,
Kabupaten Banjar, Gambar Situasi No 602/77 seluas 10.000 meter
persegi atas nama Nirwanati, diserobot Emmy.
Á ÁDari hasil penelitian tim ad hoc yang ditandatangani Kepala
Bidang Pengkajian dan Penanganan Sengketa, Konflik dan Perkara
Pertanahan Amir Machmud Tjiknawi SH MH, diduga kuat SHM No 21/1972
atas nama Miansyah palsu atau hasil menyontek SHM SHM No 21/1972
atas nama L Koenoem yang letak tanahnya di Jl A Yani Km 13,600.
à Ãadi

No comments: