Friday, June 4, 2010

Diusul Dipidana Oknum Polisi Gelapkan Laptop

BANJARMASIN © Seorang oknum anggota polisi, Bripda Fau diduga
menggelapkan sebuah laptop merk Toshiba seri Satelit
M300/M300D/L310/L310D milik korban pelapor, Syafrian Noor (52),
sehingga korban terpaksa melapor ke Bid Propam Polda Kalsel.
Á ÁNamun, Jumat (4/6), Kabid Propam Polda Kalsel AKBP Zuhdi
Arrasuli menyarankan agar korban melapor saja ke bagian reskrim
agar kasusnya dipidanakan.
Á Á"Propam tinggal menunggu bagaimana hasil proses pidana. Jika
oknum polisi terbukti secara sah bersalah karena tindak pidana,
baru kita akan proses. Jika hukuman di pengadilan tiga bulan atau
lebih, maka oknum polisi bisa direkomendasikan untuk dipecat oleh
Komisi Kode Etik," tegasnya.
Á ÁSyafrian alias Yayan yang disarankan demikian, mengatakan akan
memenuhi saran tersebut. "Karena sudah tidak ada niat baik dari
oknum itu, terpaksa saya akan bawa kasus ini ke ranah pidana umum,"
ancamnya.
Á ÁSebagaimana diturutkan Yayan, kasus tersebut sebenarnya sudah
ia laporkan pada 5 mei 2010, karena sangat terpaksa, akibat tidak
ada niat baik dari terlapor untuk mengembalikan laptop miliknya
yang berharga Rp7.740.000 itu.
Á ÁDikatakan korban yang adalah warga Kompleks Cempaka Putih No
66 RT 009 Kecamatan Banjarmasin Timur, pada Kamis 1 Oktober 2009,
dirinya mau mempersiapkan bahan bangunan untuk keperluan tukang
yang melaksanakan pekerjaan proyek rehab ringan RSJ Sambang Lihum
Jm 17 Gambut.
Á ÁKebetulan ketika membicarakan hal tersebut di Kompleks Cempaka
Putih, Fau sedang ada di dekat Yuli dan Murni. Fau kemudian
mengatakan ada kenalan yang mau menerima gadaian.
Á ÁKemudian, pada Jumat 2 Oktober 2009, korban menitipkan laptop
dan charge©nya kepada Fau. Beberapa waktu, kemudian Fau kembali
dengan menyerahkan uang Rp800 ribu. "Saya sempat tanya kenapa cuma
segitu, namun Fau mengatakan nanti akan diserahkan lagi
tambahannya. Namun sejak itu, tidak pernah ada tambahan. sampai
saya kembalikan Rp900 ribu, uang dia terima, namun laptop tidak
juga dikembalikan," kisahnya.
Á ÁYayan mengaku tidak tega juga untuk melaporkan kasus tersebut,
karena antara dirinya dan Fau sebenarnya masih bertetangga satu
kompleks. Ã Ãadi

No comments: