Wednesday, June 9, 2010

Batubara Curian Dari Lahan Arutmin Disita

BANJARMASINÄ Ä © Sebanyak 1.600 metrik ton (MT) batubara yang diduga
kuat milik PT Arutmin Indonesia yang dicuri oknum tertentu, disita
petugas Jatansas Sat I Krimum Dit Reskrim Polda Kalsel, Rabu (9/6)
dini hari.
Á ÁArea penumpukan batubara curian tersebut berada di Pelsus
Satui, Sungai Cuka, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). Selain tumpukan
batubara sekitar 13 meter persegi itu, polisi juga menyita sembilan
buah truk yang ada di sekitar lokasi, lima di antaranya masih
berisi muatan batubara.
Á ÁKasat I Krimum AKBP Helfi Assegaff menerangkan, pihaknya
mendapat pengaduan dari PT Arutmin bahwa di dalam kawasan
tambangnya sesuai status PKP2B©nya, telah terjadi aksi pencurian
batubara yang diduga dilakukan oleh H Asmuni.
Á Á"Kemudian, kita lakukan penyelidikan dan tadi dini hari, kita
langsung melakukan penyitaan dan memberi garis polisi, baik
terhadap batubara maupun truk pengangkut yang diduga hasil dan alat
melakukan tindak pidana pencurian," cetusnya.
Á ÁDiperkirakan ada tiga titik dalam kawasan tambang PT Arutmin
yang digali secara ilegal oleh pihak tertentu sehingga merugikan PT
Arutmin.
Á ÁMenurut Helfi, selain sudah memberi garis polisi pada barang
bukti hasil pencurian, pihaknya masih berupaya melakukan pengecekan
ke lokasi tambang untuk menginventarisir titik©titik areal yang
dicuri maupun berapa besar batubara yang sudah hilang.
Á ÁPihak polisi juga dalam waktu dekat memanggil sejumlah saksi
termasuk H Asmuni yang diduga menjadi aktor pencurian tersebut.
Hanya saja, masih belum ditentukan siapa tersangka dalam kasus ini,
mengingat polisi masih memerlukan pendalaman kasus. Ã Ãadi

No comments: