Tuesday, June 29, 2010

Aulia Aziza Tunda Ditahan

BANJARMASINÄ Ä © Terdakwa kasus korupsi dana siluman (Dansil) jilid
III atas nama Hj Aulia Aziza oleh Kejaksaan Negeri (Kejari )
Banjarmasin gagal ditahan karena sakit. Terdakwa mengajukan banding
atas putusan yang dikeluarkan Pengadilan Negeri (PN), tetapi
Pengadilan Tinggi (PT) Kalsel diperintahkan agar terdakwa segera
dimasukkan ke LP Teluk Dalam.
Á ÁKasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Banjarmasin M Irwan SH
ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum bisa menahan
terdakwa. Rencananya Senin (28/6) terdakwa akan memenuhi panggilan
Kejari. Tapi penasehat hukum terdakwa, Fauzan Ramon SH dan rekan
mengatakan, kalau terdakwa sedang sakit, dan sekarang dirawat di
RSUD Ulin Banjarmasin.
Á Á"Terdakwa lagi sakit, kita menunda penahanannya," kata Irwan.
Menurut Irwan, kejaksaan berkewajiban untuk menjalankan perintah
penahanan tersebut. Namun karena terdakwa sedang sakit pihaknya
menunggu hingga sembuh.
Á ÁPenahanan dilakukan paling lama 30 hari terhitung dari tanggal
8 Juni 2010 sampai dengan 7 Juli 2010. Terdakwa Aulia Aziza mantan
anggota DPRD Kota Banjarmasin periode 1999©2004 terlibat kasus
korupsi Dansil.
Á ÁPada putusan sidang di PN Banjarmasin, Aulia dikenai hukuman
majelis hakim selama satu tahun penjara. Terdakwa dinyatakan
bersalah melanggar dalam dakwaan primer pasal 2 ayat (1) jo pasal
118 ayat (1) huruf b UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan
Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah menjadi UU No
20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No 31 Tahun 1999 tentang
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke©1 KUHP
UU No 8 Tahun 1981, UU No 4 Tahun 2004.
Á ÁSementara dakwaan subsider, pasal 3 ayat (1) jo pasal 18 ayat
(1) huruf b UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana
Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah menjadi UU No 20 Tahun 2001
tentang Perubahan Atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan
Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke©1 KUHP jo pasal 64
ayat (1) KUHP UU No 8 Tahun 1981, UU No 4 tahun 2004.
Á ÁMelalui kuasa hukumnya, Fauzan Ramon SH, terdakwa mengajukan
banding. Dikatakan kuasa hukum terdakwa, Khairil SH dari Fauzan
Ramon SH dan rekan, mulai hari Jumat (25/6) kondisi Aulia semakin
parah.
Á ÁMenurut Khairil, mulai sejak Jumat (25/6) Aulia hanya bisa
berbaring dan lemah, hingga akhirnya dirujuk untuk dirawat ke RSUD
Ulin.
Á ÁKhairil mengatakan, sakitnya Aulia sebenarnya sudah sejak
lama. Selain karena umur yang sudah agak tua, tekanan darah yang
terus naik. Ditambah lagi dengan pikiran atas keputusan perintah PT
Kalsel membuat penyakit Aulia ditambahkan semakin parah. Aulia
dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin di ruang Anggrek Bulan dengan
nomor kamar 17. Ã Ãida/adi

No comments: