Friday, June 4, 2010

6 Kantong Sabu Dalam Paket Makanan Ringan

BANJARMASINÄ Ä © Enam kantong sabu dengan rata©rata berat sekantong 5
gram sabu ditemukan polisi Sat I Dit Narkoba Polda Kalsel dalam
sebuah paketan makanan ringan ketika penggerebekan di Warnet Zane
Com di Jl RK Ilir RT 09 Banjarmasin Selatan, Kamis (3/6) sekitar
pukul 15.30 Wita.
Á ÁAlhasil, dua karyawan warnet, yakni Sid (22), warga Jl
Muhajirin IV RT 18 serta Isan (21), warga Jl Antasan Kecil Barat RT
29 Kelurahan Pasar Lama digiring polisi untuk dimintai keterangan
sehubungan paketan tersebut.
Á ÁKasat I Dit Narkoba AKBP Made Wijana mengakui adanya
penggerebekan tersebut. "Kini kami sedang mencari keberadaan Rm,
pemilik warnet yang diduga sebagai pemilik paketan berisi sabu
tersebut," bebernya.
Á ÁMenurut Made, penggerebekan tersebut setelah ada informasi
dari warga adanya gelagat mencurigakan di warnet yang dimiliki Rm,
warga Jl RK Ilir RT 09 tersebut.
Á ÁPaspor Rm kini sudah diamankan, sebab Rm diduga kerap
bepergian ke Singapura.
Á ÁInformasi terhimpun, kejadian bermulda ketika Sid yang bekerja
sebagai operator warnet, menerima paketan dari jasa ekspedisi, sore
itu.
Á ÁSid tiba©tiba bingung begitu sejumlah polisi berpakaian preman
melakukan penggerebekan, sekitar pukul 15.30 Wita.
Á ÁKemudian, petugas mengamankan juga Isan, rekan Sid yang tidak
lama kemudian juga tiba di warnet tersebut sekitar pukul 18.00
Wita.
Á ÁPolisi disaksikan kedua karyawan itu dan juga tokoh masyarakat
setempat, kemudian membuka isi paketan tersebut.
Á ÁAwalnya petugas melihat tumpukan bungkusan makanan ringan
seperti wafer, mie instant, biskuit dan air mineral. Namun ketika
kotak wafer dibuka, ada empat kantong sabu, masing©masing seberat
5,99 gram, 6,07 gram, 6,15 gram dan 6,25 gram.
Tidak hanya itu, ketika dibuka bungkusan wafer lainnya,
ditemukan juga dua kantong sabu masing©masing seberat 5,77 gram dan
5,75 gram.
"Saya sama sekali tidak mengetahui apa isi dalam paketan
tersebut. Karena saya pikir, ini adalah kiriman untuk atasan saya
yang memiliki warnet itu," ucap Sid.
Diakuinya, dua pekan terakhir, ia sudah menerima paketan
sebanyak dua kali. "Ini yang keduakalinya, yang pertama, kotaknya
warna coklat. Tapi saya tidak tahu isinya, saya hanya menerima
paketan itu," ungkapnya.
Sementara itu, Isanmembeberkan, sebelum diamankan petugas,
dirinya juga sempat dititipkan Hp oleh Rm, sekitar pukul 15.00
Wita.
"Saya dikasih Hp. Kata Rm, ia nanti akan menghubungi saya,
siapa tahu ada yang titip dibelikan chip poker. Padahal, saat itu
saya lagi bertugas di warnet Jl Sulawesi," ucap Isan.Ô h) 0*0*0*° ° ÔŒÁ ÁSekitar pukul 17.30 Wita, lanjut Isan, ia ditelepon Rm untuk
datang ke Warnet Zane Com di RK Ilir, siapa tahu ada yang datang.
à Ãadi

No comments: