Sunday, June 27, 2010

50 Gram Disita Dari Jaringan Pengedar

BANJARMASIN © Masih dalam suasana Hari Anti Narkoba, Sat I Dit
Narkoba Polda Kalsel menggulung tiga orang tersangka anggota
jaringan pengedar sabu seberat 50 gram di kawasan Jl Kelayan A Gg
12 RT 18 Banjarmasin, Sabtu (26/6) pagi sekitar pukul 08.00 Wita.
Á ÁKetiga tersangka, masing©masing Jam alias Injam (41), Dyt
alias Mus (33), keduanya warga Jl Prona III (Lokasi II) Gg
Hambawang RT 29 Banjarmasin Selatan serta Fir alias Daus (37),
warga Karang Intan RT 31 Kabupaten Banjar.
Á ÁMinggu (27/6), Kasat I Dit Narkoba Polda Kalsel, AKBP Made
Wijana membenarkan bahwa pihaknya menangkap tiga tersangka, masingªmasing Jam, Dyt dan Daus yang diduga kuat pengedar sabu. Dari
tangan mereka, total disita 50 gram sabu alias setengah ons sabu.
Á ÁPertama, polisi menangkap Jam yang berprofesi sebagai tukang
ojek. Dari tangan Jam, petugas menemukan barang bukti satu paket
besar sabu yang berisi lima paket kecil seberat 24,05 gram.
Á ÁPaketan besar tersebut terbagi lima paket, masing©masing 4,81
gram, satu paket sabu 4,81 gram, sepaket sabu 4,80 gram, satu paket
4,81 gram dan sepaket 4,82 gram sabu.
Á ÁAdapun dari tangan Daus, polisi menyita satu paketan besar
sabu yang berisi tujuh kantong sabu seberat 28,26 gram, sebuah
timbangan digital dan 1 sebungkus plastik klip. Tujuh kantong sabu
tersebut terbagi satu paket berat 4,81 gram, sepaket sabu 3,36
gram, satu paket sabu 4,80 gram, sepaket sabu 4,80 gram, satu
paket sabu 4,81 gram, satu paket shbu 4,80 gram dan sepaket sabu
0,88 gram.
Á ÁMade didampingi Kanit I Sat I Dit Narkoba Kompol M Rifai
mengatakan, ketiga tersangka ditangkap setelah pihaknya menangkap
Fah alias Bani (39), warga Jl Antasan Segara Gg Sawo RT/RW 23/08
Kelurahan Murung Raya Banjarmasin Selatan, Selasa (15/6) yang lalu.
Bani mengaku mendapatkan barang dari IM.
Á ÁKetika petugas berupaya mencari keberadaan IM, polisi justru
melihat Jam yang baru saja keluar dari rumahnya. Ketika melihat
polisi, Jam seperti ketakutan dan membuang sesuatu ke tanah untuk
kemudian berusaha lari.
Á ÁNamun, polisi tak mau kalah cepat dan berhasil membekuk Jam,
termasuk mengamankan satu paket besar sabu berisi lima paketan
masing©masing lima gram sabu.
Á ÁDari interogasi, Jam mengaku memperoleh barang haram itu dari
Daus. Polisi tak kesulitan menangkap Daus yang memang kebetulan
berada di rumah Jam. Daus tengah asyik membagi©bagi sabu dengan Dyt
alias Mus.
Á ÁPolisi dalam pengembangan masih berupaya mengejar IM,
mengingat IM diduga keras otak peredaran sabu yang jaringannya
sudah diciduk. Ã Ãadi

No comments: