Thursday, June 3, 2010

10 Gram Sabu Plus 2 Butir Ineks Di Gudang Hirang

BANJARMASINÄ Ä © Jajaran Sat II Dit Narkoba berhasil menangkap seorang
bandar narkoba, Syam alias Uri (36) di Jl Martapura Lama Km 11,5 RT
03 RW 02, Desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten
Banjar, Kamis (3/6) sekitar pukul 13.00 Wita.
Á Á Dari penggeledehan di kediaman tersangka, polisi berhasil
menemukan delapan paket sabu seberat 11,48 gram atau berat bersih
9,88 gram.
Á ÁSelain itu, ditemukan pula dua butir ineks berwarna merah
dengan berat 1,16 gram atau berat bersih 0,769 gram.
Á ÁDiduga kuat, Uri ini adalah bandar narkoba yang kerap
mengedarkan narkoba di kawasan sekitar tempat tinggalnya. Namun,
berkat informasi masyarakat yang sudah jengah dengan kelakuannya,
Sat II Dit Narkoba berhasil menangkapnya tanpa perlawanan.
Á ÁDiakui Kasat II Dit Narkoba AKBP Jimmy A, pihaknya mendapat
info kalau di kawasan Jl Martapura Lama Km 11,5 Sungai Tabuk, kerap
terjadi transaksi narkoba yang diduga penyedianya adalah Uri.
Á ÁBerbekal informasi itu, polisi langsung bergerak ke kediaman
Uri di Jl Martapura Lama Km 11,5 RT 03 RW 02, Desa Gudang Hirang,
Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.
Á ÁMenggunakan surat penggeledahan, polisi kemudian melakukan
penggerbekan. Meski agak terkejut, Uri tetap bersikukuh bahwa
dirinya bukan bandar narkoba.
Á ÁTak percaya begitu saja, polisi kemudian memeriksa setiap
sudut kamar tersangka. Setelah isi lemari di kamar tidur tersangka
digeledah, polisi menemukan delapan paket sabu dengan berat bersih
kotor 11,48 gram.
Á ÁKemudian, mata petugas tertuju ke sebuah toples kecil yang ada
di kamat tersangka. Ternyata setelah isinya dibuka, terdapat dua
butir ineks berwarna merah dengan berat kotor 1,16
gram. Penggeledahan disaksikan tokoh warga setempat, Bahrani.
Á ÁDengan penemuan barang haram itu, Uri tak bisa lagi berkutik.
Akhirnya, Uri digiring paksa dari rumahnya ke Polda Kalsel untuk
diinterogasi lebih lanjut.
Á ÁDari pengakuan Uri, ia baru satu bulan melakoni usaha menjual
narkoba tersebut. Hal itu dilakukan untuk menambah penghasilan,
mengingat penghasilan sebagai buruh bangunan kurang mencukupi
kebutuhan keluarganya.
Á ÁAKBP Jimmy menegaskan bahwa tersangka dijerat dengan pasal 112
ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman
minimal empat tahun penjara. Kasus ini sendiri coba dikembangkan
penyidik. Ã Ãadi

No comments: