Tuesday, May 25, 2010

Pemakai Dan Pengedar Sabu Digulung

BANJARMASIN © Tiga orang tersangka pemakai termasuk pengedar sabu,
masing©masing Suri (40), Asik (40) dan Fah (43) berhasil digulung
aparat Sat I Dit Narkoba Polda Kalsel dalam operasi hunting di
kawasan berbeda, Senin (24/5).
Á ÁKasat I Dit Narkoba AKBP Made Wijana didampingi Kabit II
Kompol Muhammad Rifa'i membenarkan bahwa ketiga tersangka terbukti
menguasai sabu bahkan mengedarkannya.
Á ÁKetiganya akan dijerat pasal 114 UU No 35 Tahun 2009 tentang
Narkotika sehingga terancam pidana penjara minimal empat tahun.
"Saat ini ketiganya sudah kita tahan dan sedang diproses secara
verbal," ujar Made.
Á ÁInformasi terhimpun, polisi mendapat informasi bahwa ada
transaksi sabu di kawasan lampu merah dekat Pasar Antasari Jl P
Antasari.
Á ÁInformasi tersebut kemudian ditindaklanjuti polisi yang
kemudian menyebarkan petugas berpakaian preman di kawasan tersebut.
Tak berapa lama, terlihat seorang pria yang gelagatnya
mencurigakan.
Á ÁPria yang belakangan diketahui berinisial Suri dihentikan
polisi. Meski terkaget©kaget, Suri tidak berkutik ketika dari saku
pakaiannya, polisi menemukan satu paket sabu seberat 0,3 gram.
Á ÁTak ingin sakit sendiri, warga Jl Pekapuran B Gg Nangka RT 21
ini mengakui bahwa sabu yang diperolehnya yang bakal digunakan
untuk menyabu itu, didapat dari Asik, warga Jl Sejahtera II RT 06
No 32 serta Jl Pekapuran B Gg Penghulu RT 12.
Á ÁPolisi mendapat info kalau Asik sedang berada di Jl Sejahtera
II RT 06. Ketika digerebek, Asik memang sedang berada di dalam
rumah dan di penguasaan Asik, ditemukan lagi sabu sebanyak enam
paket yang tiap paketnya memiliki berat 0,46 gram.
Á ÁDi dalam rumah itu juga ada rekan Asik, Fah yang tampaknya
menggelar pesat sabu. Dari tangan Fah, polisi menyita satu pipet
dan bong untuk menyabu.
Á ÁSuri mengakui bahwa ia sudah sering mengambil sabu dari Asik,
bahkan sudah empat kali. Dikatakan Suri, ia membeli sabu untuk
dikonsumsi sendiri.
Á ÁDemikian juga dengan Fah, mengakui kalau dirinya sering ke
tempat Asik untuk menikmati sabu. Meski demikian, ketiganya diduga
turut menjadi pengedar sabu. Ã Ã
PelaihariÄ Ä
Á ÁSementara itu, berkat kerja sama dengan masyarakat, Polsek
Jorong berhasil menggulung pengedar sabu, Amat (20), warga Jl AH
Nasution Desa Gadang Banjarmasin, beserta barang buktinya enam
paket sabu, Minggu (23/5) pukul 15.00 Wita.
Á ÁKejadian itu berawal saat pelaku berada di halaman kantor
Kecamatan Jorong sedang melihat hilir mudik masyarakat melakukan
jual beli, karena halaman Kantor Kecamatan Jorong setiap Minggu
sore menjadi tempat pasar dadakan yang ramai pengunjung.
Á ÁDi kesempatan itulah dimanfaatkan Amat untuk bertransaksi
sabu. Namun Tak ayal aksi nekatnya ini sudah dicurigai pihak
kepolisian setempat.
Á ÁKapolsek Jorong AKP Wildan Gilbert Sik membenarkan kejadianÔ h) 0*0*0*° ° Ô tersebut, dan pelaku sudah diamankan di tahanan untuk
mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari tangan pelaku, polisi
berhasil mengamankan enam paket sabu yang dibelinya dari Kota
Banjarmasin sebanyak 1 gram, di mana satu gram paket sabu ini
dibagi menjadi delapan bagian, enam paket kecil dan dua ukuran
besar, tetapi pelaku sudah menjual dagangannya dalam bentuk paket
kecil sebanyak dua paket dengan harga Rp250 ribu perpaket. Ã Ãcan/adi

No comments: