Thursday, May 13, 2010

Kuasa Hukum Bantah Dakwaan JPU

MARTAPURAÄ Ä © Sidang lanjutan dugaan korupsi APBD Kabupaten Banjar
yang mendudukkan mantan Sekda Banjar Ir Yusni Anani sebagai
terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Martapura, Rabu (12/5) tetap
ramai pengunjung.
Á ÁSidang dengan agenda pembacaan eksepsi atas surat dakwaan
jaksa penuntut umum (JPU) Nomor Reg. Perkara: PDS©04/MARTA/03/2010
dalam perkara pidana Nomor 112/Pidsus/2010/PN.Mtp atas nama
terdakwa Ir Yusni Anani MPd tersebut dibacakan kuasa hukum
terdakwa, H Sakrani SH MH.
Á ÁDalam eksepsi setebal 12 halaman tersebut kuasa hukum terdakwa
memohon kepada ketua dan majelis hakim yang memeriksa dan
menyidangkan perkara ini untuk menyatakan surat dakwaan JPU batal
demi hukum dan membebaskan terdakwa dari segala dakwaan dan
melakukan rehabilitasi nama baik terdakwa.
Á ÁYusni Anani selama menjabat Sekda Banjar dinilai telah
melakukan korupsi dana APBD Banjar.
Á ÁHanya saja, berdasar penuturan mantan salah satu kuasa hukum
terdakwa, Yusni hanya lalai menegecek pembukuan keuangan yang
menjadi tanggung jawabnya.
Á ÁDalam suatu cuti besar sekitar tahun 2008, tanpa sepengetahuan
Yusni, Bendahara Setda Banjar, Romzi memindah dana Setda Banjar
senilai Rp7 miliar lebih ke Bank Mega dengan menggunakan nomor
rekening pribadi.
Á ÁDana itu sendiri dipindah dengan maksud mempermudah
pengambilan dana, alias untuk potong kompas tanpa perlu menunggu
persetujuan atau validasi dari Yusni.
Á ÁIronisnya, dana©dana itu digunakan untuk panjar penggunaan
oleh sejumlah oknum pejabat tinggi di Pemkab Banjar. Bahkan,
disinyalir pejabat teras ikut juga memakai dana tersebut meski
tidak sesuai peruntukannya.
Á ÁSeperti sidang sebelumnya tidak kurang 50 aparat Polres Banjar
juga diiturunkan untuk mengamankan jalannya sidang yang mendapat
perhatian masyarakat di kabupaten ini.
Á ÁTidak ketinggalan pula wartawan dari berbagai media cetak dan
elektronik turut mengikuti jalannya sidang yang dipimpin ketua
majelis hakim Edy Suwanto SH. Ã Ãdio/adi

No comments: