Tuesday, May 11, 2010

Kapolres Tanbu Berganti

BANJARMASINÄ Ä © AKBP Iriyanto yang sempat membantah bahwa dirinya
terlibat dalam mafia tambang, dalam waktu dekat tidak lagi menjabat
sebagai Kapolres Tanah Bumbu (Tanbu).
Á ÁDalam sebuah TR yang dikeluarkan Mabes Polri, setingkat
jabatan kapolres di Kalsel, hanya Kapolres Tanbu yang dimutasi,
meski ada juga dua pejabat utama di Polda Kalsel yang pindah.
Á ÁJabatan Kapolres Tanbu akan dijabat oleh AKBP Winarto, seorang
perwira menengah yang sebelumnya bertugas di Polda Kalteng.
Á ÁSedangkan AKBP Iriyanto akan menempati pos barunya sebagai
Wadir Reskrim Polda Kalsel yang beberapa bulan sempat kosong
ditinggal AKBP Kliment Dwi.
Á ÁSelain jabatan Kapolres Tanbu, berganti pejabat pula jabatan
Wakapolda Kalsel dari pejabat lama Kombes Pol Agus S Bakrie kepada
pejabat baru Kombes Pol Drs Saput MSi yang berasal dari Mabes
Polri.
Á ÁKombes Pol Agus S Bakrie sendiri akan menjabat suatu jabatan
di Mabes Polri dan diperkirakan akan naik pangkat menjadi brigjen.
Á ÁJabatan Karo Log Polda Kalsel juga berganti. Jabatan itu akan
diisi seorang perwira menengah Kombes Pol Drs H Sumoro. Ia
menggantikan pejabat lama Kombes Pol Aris Sudarmono yang
informasinya akan mengikuti Lemhanas di Jakarta.
Á ÁSoal pergantian sejumlah jabatan itu dibenarkan oleh Kabid
Humas Polda Kalsel AKBP Edi Ciptianto.
Á Á"Jabatan yang berganti pejabat adalah Wakapolda Kalsel dijabat
Kombes Pol Drs Saput MSi, Karo Log Polda Kalsel dipegang Kombes Pol
Drs H Sumoro dan Kapolres Tanbu dijabat AKBP Winarto," terangnya
dengan singkat.
Á ÁSertijab untuk tiga jabatan ini sendiri bakal dilaksanakan
dalam waktu dekat ini. Inforrmasi lain, sertijab dilaksanakan Rabu
(12/5) mendatang di Polda Kalsel.
Á ÁSebelumnya, Kapolres Tanbu AKBP Iriyanto membantah keras bahwa
dirinya diduga sebagai mafia kasus (markus) apalagi sebagai mafia
pertambangan. Meski demikian, ia memang mengakui ada dipanggil
Kapolda Kalsel Beigjen Pol Untung S Rajab, sehubungan mencuatnya
isu yang dilemparkan oleh Sekretaris Satgas Mafia Hukum, Denny
Indrayana.
Á ÁIriyanto mempersilakan kepada Satgas Mafia Hukum yang dibentuk
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menyelidiki atau
memeriksa dirinya.
Á ÁMenurutnya, kalaupun muncul dugaan bahwa dirinya sebagai
markus hanya karena tidak bisa dikonfirmasi, sementara semua
kapolres sudah membantah di media massa, maka hal itu bukan berarti
lantas dirinya yang layak dicurigai.
Á Á"Rumah saya ada di Kompleks Bunyamin I Jl A Yani Km 5. Istri
dan dua anak saya juga tinggal di sana. Boleh cek," katanya.
Á ÁPerwira menengah dan mengaku kenal sejumlah pengusaha tambang
ini menyatakan, dirinya anak dari seorang ayah yang juga polisi,
tepatnya Brimob, sehingga tentu sangat mencintai polisi. Ã Ãadi

No comments: