Tuesday, May 25, 2010

Foto Buronan Pembobol Bank Disebar


BANJARMASINÄ Ä © Polres Kotabaru bekerja sama dengan Sat I Krimum Dit
Reskrim Polda Kalsel terus melacak dan mengejar Tuki (50), buronan
pembobol Bank Danamon Kotabaru.
Á ÁSenin (24/5), Kasat I Krimum Dit Reskrim AKBP Helfi Assegaff
mengatakan, pihaknya berupaya melacak keberadaan Tuki yang kini
menghilang pasca menguras isi brankas bank yang semestinya ia jaga
keamanannnya itu, Sabtu (15/5) lalu.
Á Á"Kita juga menyebarkan foto tersangka pelaku ke polsek©polsek
dan juga di tempat umum, agar ruang gerak pelariannya menjadi lebih
sempit," tukasnya.
Á ÁHelfi berharap siapa saja yang melihat Tuki agar mengontak
polisi terdekat, atau menghubungi 081343931970.
Á ÁPolisi sejauh ini masih mengumpulkan keterangan sejumlah
satpam dan karyawan Bank Danamon. Sebab, polisi menduga ada kerja
sama antara Tuki, satpam di bank tersebut dengan pihak lain,
mengingat nomor pin brankas sampai bisa diketahui pelaku.
Á ÁSebelumnya, manajer Bank Danamon Cabang Kotabaru, Chritian
Wangie mengungkapkan, tersangka pembobol brankas berinisial Tuki,
50, yang kini menjadi buron polisi diduga memiliki ilmu tenaga
dalam.
Á Á"Kami terima informasi bahwa tersangka memiliki ilmu tenaga
dalam," kata Christian di Kotabaru, Kamis (20/5). Cukup aneh
seorang satpam dapat mengetahui nomor pin dan kunci brankas tempat
penyimpanan uang nasabah.
Á ÁApakah ada orang lain yang terlibat, Christian mengaku telah
menyerahkannya kepada pihak kepolisian untuk mengungkapnya.
Á ÁKasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Roy Satya Putra SIK
mengatakan, pihaknya telah memanggil beberapa karyawan Bank Danamon
untuk dimintai keterangan terkait pembobolan brankas sekitar Rp2,1
miliar pada Sabtu (15/5). Di antaranya dua pemegang kunci, dua yang
mengetahui nomor pin brankas, dan beberapa orang satpam.
Á ÁDugaan Tuki sebagi pelaku tersebut berdasarkan hasil rekam
kamera CCTV yang dipasang di salah satu ruangan.
Á ÁSebelum membobol brankas Tn mengubah arah kamera CCTV. Setelah
berhasil mengambil uang, ia keluar dari bank pada, Minggu (16/5)
sekitar pukul 06.00 Wita dengan membawa sebuah kardus. "Diduga
kardus tersebut berisi uang yang baru diambil dari brankas,"
terangnya.
Á ÁMenurut keterangan keluarganya, pagi itu Tuki minta diantar
dengan sepeda motor ke pelabuhan speedboat karena mau ke Kalimantan
Timur.
Á ÁRoy menduga Tuki melakukan pembobolan brankas tidak sendirian.
"Bagaimana mungkin seorang satpam bisa mendapatkan nomor kode dan
kunci kombinasi brankas," terangnya. Ã Ãant/web/adi

No comments: