Sunday, April 11, 2010

Tiga Tersangka Kasus Batubara 8.000 MT

 
BANJARMASINÄ Ä © Pihak Sat IV Tipiter Dit Reskrim Polda Kalsel
menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus batubara 8.000 metrik
ton (MT) dalam tongkang LMN 308 yang memiliki surat keterangan asal
barang (SKAB) ganda.
Á ÁBeberapa waktu lalu, Kasat IV Tipiter AKBP Purwanto melalui
Kanit I Kompol Endang mengakui bahwa pihaknya telah menetapkan tiga
orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Á ÁKetiga orang itu adalah Iful, Kasi Pengusahaan Pertambangan
Distamben Banjar dan Azs, Direktur CV Baratama. Sementara terlapor,
yakni Y dari PT Risna Karya Wardhana Mandiri (RKWM) juga dijadikan
tersangka.
Á ÁMereka bertiga dikenakan pasal 263 KUHP tentang pemalsuan
surat. SKAB yang dikantongi PT RKWM ternyata tidak berdasar,
mengingat batubara tersebut diduga kuat bukan berasal dari CV
Baratama di Banjar, melainkan berasal dari CV Karyati di Tapin.
Á ÁHanya saja, entah bagaimana, PT RKWM melalui Y berhasil
meyakinkan pihak Azs dari CV Baratama dan Iful dari Distamben
Banjar bahwa batubara sebanyak 8.000 MT itu berasal dari CV
Baratama, sehingga berakibat tersandungnya ketiga tersangka dengan
permasalahan hukum.
Á ÁMenurut Endang, sebenarnya ada kerja sama jual beli antara PT
RKWM dengan CV Karyati untuk batubara sebanyak 8.000 MT. Kemudian,
batubara itu telah dibayar sebanyak 80 persen oleh PT RKWM.
Á ÁKarena masih belum melunasi 20 persennya, maka batubara masih
belum boleh keluar wilayah Tapin. Hanya saja, karena alasan teknis,
pihak PT RKWM lalu mengupayakan SKAB dari Kabupaten Banjar agar
tongkang bisa lolos.
Á ÁMaka dibuatlah SKAB berasal dari CV Baratama tersebut yang
kemudian diperkuat lagi oleh pejabat Distamben Banjar. Berbekal
tanda tangan Azs dan Iful itu, PT RKWM kemudian meminta rekomendasi
dari Distamben Tapin. Diduga, Distamben Tapin percaya dengan SKAB
tersebut, sehingga mau mengeluarkan rekomendasi pengiriman bahan
galian.
Á ÁBerbekal rekomendasi Distamben Tapin No: 454/SRP©BG©017
tertanggal 5 Januari 2010 yang ditandatangani Kadistamben Tapin Ir
Nordin MS, tongkang LMN 308 bisa milir.
Á ÁHanya saja, hal itu diketahui oleh pihak CV Karyati yang
merasa batubara belum dilunasi, sehingga dilaporkan ke Dit Polair
Polda Kalsel.
Á ÁTongkang yang ditarik tugboat Harry 03 lalu dihentikan petugas
di Pulau Kembang Sungai Barito, Rabu (6/1). Benar saja, setelah
diteliti, PT RKWM juga sama©sama mengantongi SKAB dan rekomendasi.
Á ÁHanya saja, SKAB yang dimiliki PT Gyat Sekawan, batubara
berasal dari CV Karyati, sementara rekomendasi Distamben Tapin No:
545/SRPBG 1602 tertanggal 31 Desember 2009. Ã Ãadi

No comments: