Tuesday, April 27, 2010

PWI Plus Tekuk PSSI All Star 4©2


BANJARBARU Ä Ä© PSSI All Star yang dihuni mantan pemain nasional era
90©an, tak bisa meneruskan kegemilangan dalam kunjungannya ke
Kalsel. Setelah Senin (25/4) mempecundangi Barito Putera All Star
2©1 di Rantau, Tapin, Perri Sandria dkk harus menelan malu
dikalahkan PWI Kalsel Plus 2©4 (1©1) di lapangan Brimobda Kalsel,
Banjarbaru, Selasa (27/4).
Á ÁDua gol PSSI All Star disumbangkan Alexander Saununu (mantan
striker Pelita Jaya dan Barito Putera) dan mantan bomber Bandung
Raya dan top scorer Liga Indonesia 1995©1996, Perri Sandria. Adapun
gol©gol kemenangan PWI Kalsel Plus disumbangkan Yusuf Luluporo (2
gol) dan H Nazamuddin dan Marjono.
Á ÁPSSI All Star berbekal kemenangan 2©1 atas Barito Putera All
Star sehari sebelumnya, berusaha tampil taktis sejak menit pertama.
Permainan cantik yang diperagakan Elly Idris cukup menyulitkan
barisan gelandang PWI yang dihuni Wardi (Trans TV), Syafrudin
Ardasa (Trans TV) dan Frans Sinatra Huwae.
Á ÁAliran bola ke pertahanan PWI begitu sering dan membahayakan
gawang yang dijaga Bambang (seksi perlengkapan PWI). Untungnya,
kuartet pertahanan PWI, yakni Helmi (Sekretaris PWI Kalsel), Adi
Permana (SKH Mata Banua), Beben (RCTI) dan Riduan Sirait, mampu
tampil disiplin mengawal areanya.
Á ÁAkibat keasyikan menyerang, justru PSSI All Star kecolongan
pada menit ke©12, setelah umpan silang, Anang dari sisi kanan
pertahanan PSSI All Star dimanfaatkan dengan baik oleh Yusuf
Luluporo melalui sontekan kecil.
Á ÁTertinggal 0©1, tekanan dari Noach Mariyen dan dibantu Bambang
Sunarto semakin menjadi©jadi ke pertahanan PWI Kalsel Plus. Melalui
tik©tak yang apik, Perri Sandria dengan cerdik memberi umpan
terobosan di antara Beben dan Adi Permana. Bola masak langsung
dimanfaatkan Alexander Saununu meski sempat dihadang kiper Bambang,
hanya beberapa menit menjelang turun minum, skor 1©1.
Á ÁDi babak kedua, PWI Kalsel Plus yang dimanajeri AKP Raimond
yang juga Kasi Ops Brimobda Kalsel, mulai bernafsu menaklukkan
mantan©mantan pujaan penggila bola era 90©an itu.
Á ÁPada menit ke©55, tendangan keras Marjono dari luar kotak
penalti mampu mengecoh penjaga gawang PSSI, Sukron yang terlanjur
maju karena mengira bola akan diumpan ke Abuk (BPost Gorup).
Á ÁNamun, PSSI All Star pada menit ke©65, lagi©lagi mampu
menyamakan skor menjadi 2©2 setelah Perri Sandria melepaskan
tembakan keras yang tak terjangkau Bambang.
Á Á10 menit kemudian, PSSI All Star yang pemainnya memang sudah
tidak muda lagi mulai kedodoran staminanya. Sebuah tembakan
spekulasi yang dilepaskan Frans Sinatra rupanya tak bisa ditangkap
dengan lengket oleh Sukron. Bola à ÃreboundÄ Ä lantas diteruskan dengan
baik oleh Yusuf Luluporo.
Á ÁMeksi unggul 3©2, PWI Kalsel Plus tak berniat menurunkan tempo
permainan. Beberapa kali pertahanan yang digalang Surya Lesmana
meski kocar©kacir menghadapi gempuran Abuk dan Nazamuddin.
Á ÁDalam sebuah aksi individu yang menawan, Nazamuddin berhasil
melewati dua pemain belakang sebelum akhirnya melepaskan tembakan
keras tanpa bisa diantisipasi Sukron, hanya beberapa menit sebelum
pertandingan berakhir.
Á ÁSekretaris PWI Kalsel, Helmi yang juga Redaktur Kota SKH MataÔ h) 0*0*0*° ° Ô Banua ini mengaku senang atas hasil positif yang diraih timnya. "Ke
depan, kami akan lebih banyak mengadakan uji tanding melawan tim
yang sudah berpengalaman. Kami ingin memetik pengalaman tentang
bagaimana bermain bola yang taktis," ucapnya. Ã Ãadi

No comments: