Thursday, April 22, 2010

Penguasa 1 Kg Sabu Bakal Disidang


BANJARMASINÄ Ä © Dit Narkoba Polda Kalsel secara resmi menyerahkan
tersangka pemilik 1 kg sabu, Naga Sariawan alias Lian Cha Liong
alias Liong ke Pidum Kejati Kalsel dalam penyerahan tahap dua, baik
tersangka maupun barang buktinya, Rabu (21/4).
Á ÁPenyerahan tahap dua ini langsung dilakukan oleh Dir Narkoba
Polda Kalsel Kombes Pol Agus Budiman Manalu didampingi Kasat I Dit
Narkoba AKBP Made Wijana beserta empat orang anak buahnya.
Á ÁDengan penyerahan kepada jaksa penuntut umum (JPU) ini,
berarti Liong yang berusia sekitar 33 tahun bakal menghadapi
persidangan yang tidak lama lagi digelar di Pengadilan Negeri (PN)
Banjarmasin.
Á ÁAgus kepada wartawan mengatakan, pihaknya beberapa waktu lalu
sudah mendapatkan kepastian bahwa berkas kasus Liong sudah lengkap
alias P©21.
Á Á"Sehingga pada hari ini kita menyerahkan tersangka beserta
barang bukti dan berkasnya kepada Kejati Kalsel dalam penyerahan
tahap dua," jelasnya.
Á ÁDisinggung apa kendala pihaknya sehingga penanganan kasus itu
menyita waktu hingga empat bulan sejak Liong tertangkap, Selasa, 22
Desember 2009 lalu, Made menerangkan bahwa perkaranya memang
terbilang cukup menyita waktu.
Á Á"Kasus ini memang menyita waktu karena memerlukan pemeriksaan
yang sangat mendalam, baik terhadap tersangka, maupun para saksi
lainnya," tuturnya.
Á ÁKesulitan itu boleh jadi diakibatkan tersangka selalu berkilah
bahwa dirinya memiliki 1 kg sabu tersebut. Sehingga untuk
pembuktian, memang tak ada jalan lain selain memperkuat bukti
kesaksian maupun bukti©bukti lainnya.
Á ÁBahkan, kasus ini sempat dikonsultasikan Polda Kalsel hingga
ke Mabes Polri, agar tersangka tidak lepas dari jeratan hukum.
Pasalnya, aparat Sat I Dit Narkoba telah menangkap tangan tersangka
telah menguasai atau memiliki sabu seberat 1.068,6 gram atau 1 kg.
Á Á"Memang, tersangka sempat mau kita serahkan kemarin, yakni
Selasa (20/4). Hanya saja, saat itu batal, karena sejumlah jaksa
yang berwenang sedang ada kesibukan rapat," cetus Made menambahkan.
Á ÁBarang bukti yang turut diserahkan adalah 1 kg sabu yang
terbagi dalam 10 paketan besar. Ada pula brankas mini warna hitam
bermerk Krisbow. Lalu, laptop kecil merk Zyrex, lima buah Hp serta
uang tunai Rp13 juta yang diduga hasil kegiatan bisnis sabu.
Á ÁSebagaimana diketahui, warga keturunan China ini tertangkap
petugas Sat I Dit Narkoba di sebuah ruko sparepart motor Jaya Motor
Jl A Yani Km 7 Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, beberapa saat
ketika tersangka menerima paketan berisi sabu, 22 Desember 2009
lalu.
Á ÁLiong kala itu tetap bersikukuh bahwa dirinya sama sekali
tidak mengetahui siapa yang mengirim paketan, apalagi mengetahui
bahwa isi paketan adalah sabu sebanyak 1 kg.Ô h) 0*0*0*° ° ÔŒÁ ÁNamun, polisi tidak mudah begitu saja percaya, mengingat Liong
juga adalah target operasi (TO) yang sudah lama.
Á ÁPolisi mulanya memperoleh informasi bahwa ada paketan
mencurigakan yang dikirim via perusahaan ekspedisi. Paket berukuran
kurang lebih 40 x 25 cm itu terbungkus kertas buram dengan tulisan
alamat tujuan: Kepada: Putra Mas Jaya Motor Jl A Yani Km 7 samping
Polsek Km 7 0511©6113789 Banjarmasin, Kalsel.
Á ÁSementara alamat pengirim tertera: Pengirim Cahaya Motor Sawah
Besar 44 Telp 021©26497911 Jakarta.
Á ÁPetugas kemudian mengintai pengiriman paketan tersebut hingga
sampai alamat tujuan, hingga Liong tertangkap. Ã Ãadi

No comments: