Tuesday, April 20, 2010

Kapolda Juga Bingung Oknum Kapolres Mana


BANJARMASINÄ Ä © Beredarnya pemberitaan terkait pernyataan Sekretaris
Satgas Khusus Mafia Hukum Denny Indrayana bahwa ada oknum kapolres
di Polda Kalsel yang terlibat mafia pertambangan, tak pelak membuat
bingung Kapolda Kalsel Brigjen Pol Untung S Rajab.
Á Á"Sejauh ini, tidak ada laporan maupun informasi yang masuk
tentang siapa sebenarnya seorang kapolres yang diduga sebagai mafia
kasus tersebut. Jadi, saya juga tidak tahu," ungkap Untung ketika
dikonfirmasi wartawan, Senin (19/4).
Á ÁUntung menambahkan, kalau memang ada namanya, sebaiknya
dibeberkan saja ke media, siapa oknum kapolres yang dimaksud oleh
Denny Indrayana.
Á ÁMenurutnya, kalau tidak jelas siapa orangnya, justru bisa
menimbulkan opini publik yang keliru. Siapa saja akhirnya bisa
menduga bahwa kapolres ini atau kapolres itu yang terlibat.
Á Á"Jangan sampai malah muncul opini publik yang keliru akibat
dugaan©dugaan yang tidak berdasar," harapnya.
Á ÁSementara itu, praktisi hukum Fikri Chairman SH mengatakan,
boleh jadi apa yang dikatakan Denny Indrayana memang benar©benar
ada seorang oknum kapolres di Kalsel sebagai mafia pertambangan.
Á ÁHanya saja, memang bakal banyak spekulasi yang muncul tentang
siapa oknum kapolres yang dimaksud, jika dihubungkan dengan banyak
tambang batubara di daerah tertentu.
Á Á"Tambang©tambang besar di Kalsel biasanya ada di Tabalong,
Tapin, Banjar, Tanah Laut (Tala), Tanah Bumbu (Tanbu) dan Kotabaru.
Masalahnya, kapolres©kapolres di sejumlah daerah itu, rata©rata
masih baru menjabat.
Á ÁHanya saja, Fikri mengaku pernah bertemu salah seorang anggota
Satgas Khusus Mafia Hukum dan berdiskusi terkait bagaimana
penanganan kasus terutama masalah tambang di Kalsel.
Á Á"Beliau kemudian meminta saya untuk membuatkan kronologis
bagaimana sampai terjadi hal©hal yang dianggap merugikan klien kita
itu. Memang belum sempat saya buat akibat kesibukan, namun nanti
pasti akan saya buat," paparnya.
Á ÁSebelumnya, Denny Indrayana, tokoh kelahiran Tala ini
membeberkan dalam sebuah seminar bahwa di Kalsel banyak
pertambangan batubara namun justru sering terjadi mati lampu. Sudah
begitu, hasil batubara tidak begitu banyak manfaatnya untuk
peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Á ÁYang mengejutkan, Denny yang kerap muncul di layar televisi
ini membeberkan bahwa ada seorang oknum kapolres di Kalsel yang
terindikasi sebagai mafia tambang.
Á ÁMenurutnya, oknum tersebut banyak memainkan kasus©kasus
tambang untuk kepentingan pribadinya, sehingga kekayaannya tidak
sesuai dengan gaji sebenarnya sebagai seorang kapolres. Di samping
itu, gaya hidup oknum kapolres tersebut juga mencolok dibandingkan
dengan kapolres lainnya.
Á ÁDenny menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan
terhadap oknum kapolres yang dimaksud. Hanya saja, Denny tidak
bersedia menyebutkan nama kapolres tersebut dengan alasan masih
belum saatnya dibeberkan. Ã Ãadi

No comments: