Friday, April 30, 2010

Hakim Ragukan Keterangan Ahli

BANJARMASINÄ Ä © Sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Kamis
(29/4), mengagendakan lanjutan perkara terdakwa Irwan Hamdi alias
Alui (54) salah satu Waket DPRD Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dan
Bobby Lesmana (34).
Á ÁMajelis hakim mendengarkan keterangan seorang ahli, seorang
dokter dari Rumah Sakit Jiwa Lawang, Jatim.
Á ÁDokter Budi, ahli ini didatangkan jaksa penuntut umum (JPU)
Ariyanti dari rumah sakit tersebut. Ahli mengatakan, kalau kedua
terdakwa ini memang pasien ketergantungan terhadap narkoba,
walaupun kedua terdakwa menjalani perawatan jalan.
Á Á"Apakah benar kedua terdakwa ini pernah menjalani perawatan
dan keduanya ketergantungan atau kecanduan obat terlarang," tanya
ketua majelis hakim, Agung Wibowo SH.
Á ÁBudi menerangkan bahwa keduanya menjalani perawatan di rumah
sakit tempatnyan bekerja. "Memang keduanya pernah menjalani
perawatan di rumah sakit tempat saya bekerja, dan keduanya memang
ketergantungan obat," jawab dr Budi.
Á ÁHakim tampaknya kurang puas dan meragukan jawaban dr Budi yang
kelihatan berbelit©belit dalam memberikan keterangan.
Á Á"Ahli harus benar©benar memberikan keterangan karena telah
disumpah, sebab keputusan hakim juga bergantung dengan keterangan
ahli," ucap hakim Agung.Á h h # Á
Á ÁDitambahkan, majelis hakim tidak ingin keputusannya nanti
justru keliru, akibat keterangan ahli yang keliru juga.Á Ð Ð F Á
Á ÁBudi dalam keterangannya menambahkan, penderita seperti kedua
terdakwa seharusnya sebulan sekali harus melakukan à Ãcheck©upÄ Ä ke
rumah sakit.
Á ÁSebagaimana diketahui, kedua terdakwa ditangkap oleh Sat II
Dit Narkoba Polda Kalsel di sebuah hotel kawasan Jl A Yani
Banjarmasin. Mereka kedapatan mengonsumsi narkoba jenis shabu.
Á ÁKetika dilakukan penggeledahan setelah ada informasi dari
warga, di dalam kamar mandi kamar hotel, petugas menemukan sejumlah
barang bukti. Dalam penggeledahan tersebut ditemukan satu paket
sabu seberat 0,57 gram serta peralatan untuk menyabu seperti sebuah
pipet kaca, sebuah bong dan dua kompor kecil.
Á ÁMenariknya, polisi baru mengetahui, ternyata salah seorang
terdakwa, yakni Irwan Hamdi adalah salah seorang Waket DPRD Tanbu.
Á ÁKedua terdakwa menurut dakwaan positif mengidap penyakit
ketergantungan sebagai pengguna narkotika hal ini diperkuat dengan
surat keterangan dari Rumah Sakit Jiwa dr Rajiman Wediodiningrat
Lawang Jawa Timur.
Á ÁDalam surat itu, kedua terdakwa ditangani oleh dr Eko Susanto
Marsuki Sp Kj. Akibat perbuatan terdakwa tersebut JPU mematok pasal
132 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang
Narkotika untuk dakwaan primair, sedangkan pada dakwaan subsdidair,
JPU mematok pasal 127 ayat (1) huruf a UU No 35 Tahun 2009 jo pasal
55 ayat (1) ke©1 KUHP. Ã Ãadi

No comments: