Saturday, April 24, 2010

Benny Buntoso Dipanggil Senin Depan

BANJARMASINÄ Ä © Buntut dari tertangkapnya pengedar ineks, pasangan
suami istri, Yudi (33) dan Siti (27), pihak Sat I Dit Narkoba Polda
Kalsel akan memeriksa pengusaha muda di bidang hiburan, Benny
Buntoso, Senin (26/4).
Á ÁJumat (23/4), Dir Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Agus Budiman
Manalu melalui Kasat I Dit Narkoba AKBP Made Wijana memastikan akan
memanggil Benny sehubungan dengan asal muasal mobil dan speaker
mobil.
Á Á"Kita akan panggil yang bersangkutan Senin (26/4) depan untuk
mengkonfrontir keterangan yang sudah kita dapatkan dari pemeriksaan
saksi sebelumnya," tukas Made.
Á ÁSebagaimana diketahui, Made menerangkan bahwa speaker mobil
yang dijadikan barang bukti oleh polisi, diduga berasal dari mobil
milik Ayu, warga Jl Mahligai, Kertak Hanyar.
Á ÁMenariknya, lanjut Made, mobil merk Escudo tersebut diakui Ayu
dibeli pada tahun 2007 lalu dari Benny Buntoso. Inilah yang akan
diketahui oleh penyidik, apakah benar Benny pernah menjual mobil
Escudo kepada Ayu pada tahun 2007 lalu.
Á ÁMeski demikian, Ayu dan Benny masih sebatas hanya dijasikan
saksi dalam kasus ini, mengingat polisi masih menetapkan pasutri
Yudi dan Siti sebagai tersangka.
Á ÁSementara itu, Ayu yang ternyata masih istri pengusaha minyak
ini kepada wartawan mengatakan, dirinya tidak membeberkan ke media
tentang dari mana ia membeli mobil tersebut. Hanya saja, lanjut
Ayu, boleh jadi informasi masalah pembelian mobil disampaikan oleh
penyidik sendiri.Á Á
Á ÁSebagaimana diketahui, pasutri Yudi (33) dan Siti (27), warga
Jl Veteran Gg Sepakat No 154A RT 38 RW 8 Kelurahan Kuripan
Banjarmasin Timur dibekuk melalui aksi penyamaran di Diskotek HBI
Jl A Yani Km 4,5 Banjarmasin, Rabu (21/4) sekitar pukul 23.00 Wita.
Á ÁDari tangan keduanya, polisi memperoleh barang bukti 45 kapsul
ineks, 10 butir ineks logo "Suzuki", sebungkus serbuk ineks seberat
5,80 gram, dua butir ineks logo "Toyota" dan tiga buah Hp yang
diduga dipakai untuk komunikasi bisnis mengedarkan ineks.
Á ÁKedua tersangka terjerat pasal 114 ayat (1) subsidair pasal
112 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman
hukuman minimal lima tahun penjara.
Á ÁMalam tersebut, Siti dipancing oleh seorang petugas yang
berpura©pura sebagai pembeli. Siti menyerahkan lima kapsul ineks di
diskotek. Namun, begitu barang haram itu diserahkan, Siti langsung
diamankan.
Á ÁKetika ditanya dari mana sumber ineks, Siti mengakui bahwa
ineks dari suaminya yang saat itu sedang menunggunya di parkiran
HBI. Kemudian, polisi bergerak dan menangkap Yudi. Yudi tak
berkutik dan menyerahkan 40 kapsul ineks.Ô h) 0*0*0*° ° ÔŒÁ ÁTak percaya bahwa ineks hanya itu saja, kemudian dilakukan
pengembangan ke kediaman pasutri tersebut. Sehingga petugas kembali
menemukan barang bukti lagi, 50 butir ineks, serta serbuk ineks
seberat 5 gram lebih di dalam speaker mobil.
Á ÁKepada polisi, pasutri mengakui bahwa ineks tersebut tanpa
sengaja mereka temukan di dalam speaker mobil tersebut. Karena
dalam bentuk serbuk, maka serbuk itu lalu dikemas dalam kapsul
untuk dijual seharga Rp150 ribu satu kapsul.
Á ÁYudi yang mengaku sebagai buruh ini menambahkan, speaker mobil
tersebut dibelinya dari Ayu, warga Jl Mahligai, Kertak Hanyar
seharga Rp100, sekitar dua minggu lalu. Ã Ãadi

No comments: