Friday, June 12, 2009

Lelga Bakal Dipanggil Lagi


BANJARMASIN - Dit Reskrim Polda Kalsel benar-benar belum akan mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) untuk kasus Angel Lelga. Bahkan, tersangka akan dipanggil kembali dalam waktu dekat ini.
 "Kita akan memanggil lagi Angel Lelga untuk dimintai keterangan tambahan yang masih kita perlukan. Dalam waktu dekat, kita layangkan panggilan itu," terang Wadir Reskrim AKBP Kliment, Kamis (11/6) kemarin.
 Menurutnya, pihak Polda Kalsel tidak pernah menutup kasus dugaan penipuan terhadap Abdurrahman Midi alias Aman Jagau tersebut. Hanya saja diakuinya, kasus tersebut memang memerlukan pembuktian lebih lanjut, mengingat bukti sebelumnya masih belum mencukupi.
 Dalam gelar perkara, antara penyidik bersama Kejati Kalsel, disebutkan kalau masih ada sejumlah bukti-bukti yang masih perlu ditambah, seperti bukti tiket pesawat Lelga serta bukti penginapan. Sebagaimana pernah disampaikan Kasi Penkum dan Humas Kejati Kalsel Johansyah SH mengatakan, kasus Lelga cukup rumit karena belum adanya bukti otentik berupa tiket pesawat maupun bukti di penginapan bahwa Lelga pernah berada di Banjarmasin.
 "Walaupun ada 20 saksi yang mengatakan Lelga pernah ke Banjarmasin, namun hal itu baru merupakan satu alat bukti. Sementara, untuk menghadirkan Lelga ke depan pengadilan, diperlukan paling tidak dua alat bukti," ucapnya.
 Sejak Lelga dijadikan tersangka 20 September 2007 lalu, berkas kasusnya belum juga bisa dilengkapi penyidik Polda Kalsel.
 Akhir tahun 2008, pihak Kejati Kalsel juga memberikan petunjuk (P-19) untuk melengkapi berkas tersebut. Namun, sampai sekarang, penyidik tampaknya kesulitan memenuhi petunjuk tersebut.
 Lelga dijadikan tersangka pada kasus penipuan sebesar Rp 150 juta terhadap pengusaha kondang asal Martapura, H Abdurrahman Midi alias Aman Jagau (48). 
 Bekas istri siri Raja Dangdut H Rhoma Irama ini disangkakan melanggar pasal 378 jo 372 KUHP. Dalam pasal itu, ancaman hukuman empat tahun penjara bagi siapa saja yang bermaksud menguntungkan dirinya sendiri atau orang lain dengan nama palsu, keadaan palsu, tipu muslihat, kebohongan, membujuk orang supaya memberikan suatu barang.
 Menurut kuasa hukum Aman Jagau, H Abdullah SH, kliennya telah ditipu Lelga sebesar Rp 150 juta. Uang itu ditransfer pada 30 Januari 2007 melalui BCA Banjarmasin ke rekening Lelga dengan kode 286137384. Namun, Lelga mengatakan bahwa uang tersebut sebagai honor manggung. adi



1 comment:

eoin said...

poligamers adalah orang bertakwa :P lihat betapa mahalnya harga poligami :P padahal kalo belanja daging paling 500 ribuan