Monday, May 11, 2009

TNI-Polri-Pemda Harus Bersatu

BANJARMASIN - Kapolda Kalsel Brigjen Pol Untung S Rajab berharap, aparat TNI dan Pemprov Kalsel, bersatu-padu untuk menyongsong tugas-tugas membangun daerah yang semakin hari semakin berat ke depannya.
 Pernyataan itu disampaikannya di hadapan Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin, Danrem 101 Antasari Kolonel Inf Heros Paduppai, pejabat terkait, 650-an perwira baik Polri maupun TNI pada acara "Silaturahmi TNI-Polri-Pemda Guna Memperkokoh Soliditas dalam Rangka Menyongsong Tugas di Wilayah Kalsel" di Shinta Restaurant Jl Lambung Mangkurat, Jumat (8/5) malam.
 "Kondisi bangsa saat ini yang diterpa arus krisis global memang berpotensi membuat kita carut-marut. Namun, dengan persatuanlah kita bisa kuat menghadapi itu semua. Dengan persatuan, kita akan lebih diperhitungkan dunia," ujarnya berfilosofi.
 Untung yang mantan Kapolda DIY ini menilai, potensi SDA di Kalsel memang sangat luar biasa. Namun, jika dikeruk terus tanpa ada perencanaan yang matang, maupun wawasan ke depan, maka SDA itu akan habis dengan sendirinya paling lambat 25 tahun lagi. "Kalau manajemen tidak tepat, maka tidak ada sisa lagi bagi anak cucu kita di masa depan," ucapnya.
 Selain itu, potensi perpecahan juga bisa timbul dari ketidakpuasan dan perbedaan pandangan pada hasil Pileg maupun Pilpres 2009. "Tugas pengamanan Pileg dan Pilpres sangat berat. Sebab, bakal ada yang tidak puas, lalu ribut. Tapi, kalau perbedaan itu dikelola dengan baik, dengan cara menyelesaikannya secara konstitusional, melalui Mahkamah Konstitusi, maka tidak ada persoalan yang tak bisa diselesaikan. Untuk itu, perlu kerja sama yang baik antara TNI, Polri dan Pemda," ingatnya.
 Danrem 101 Antasari, Kolonel Inf Heros Paduppai juga berpandangan sama. Menurutnya, dengan silaturahmi, segala kendala dan hambatan bisa dipecahkan secara bersama-sama. 
 "Mari kita rapatkan barisan menjelang Pilpres 2009 ini. Kita mesti mengamankan dan melaksanakan agenda ini dengan sebaik-baiknya. TNI dan Polri adalah pilar utama tegaknya Indonesia, tidak cukup hanya Hansip, Satpol PP dan Linmas," tegasnya.
 Sementara itu, Gubernur Rudy menyambut baik gagasan Kapolda tersebut. "Memang, tugas ke depan lebih berat, makanya kita harus semakin solid," akunya.
 Menurut Rudy, Kalsel selain Jateng dan Sulut, baru saja menerima penghargaan di bidang investasi. "Keberhasilan Kalsel meraih itu, tidak lepas dari TNI dan Polri di daerah ini yang mampu memelihara situasi dan kondisi tetap kondusif dan nyaman bagi investor untuk berusaha di daerah ini," puji mantan Bupati Banjar ini.
 Demikian juga sukses Kalsel menyamai tingkat pertumbuhan ekonomi nasional yang 6 %, termasuk ketahanan pangan dan kenaikan produksi pangan sebesar 20 %, tidak lepas dari amannya daerah ini dari gangguan terhadap Kamtibmas.
 "Ketahanan nasional dan daerah tentu juga tidak bisa dicapai berkat kekuatan senjata dan otot, tetapi juga didukung oleh persatuan semua pihak, dan kokohnya ekonomi masyarakat," tandas Gubernur Kalsel. adi


















  



No comments: