Tuesday, March 31, 2009

Kasus Kapolsek Sei Durian Menganiaya Polres Kotabaru Mulai Proses Pidananya

BANJARMASIN - Menyusul adanya sorotan dari Div Propam Mabes Polri terhadap kasus dugaan penganiayaan oleh, Ipda Ju, Kapolsek Sungai Durian Resort Kotabaru dan anakbuahnya terhadap Baco Habir (41), Polres Kotabaru mulai melakukan proses pidana kasus tersebut.
 Sebelumnya, Polres Kotabaru sudah melaksanakan sidang disiplin terhadap Ipda Ju dan sejumlah anakbuahnya. Hanya saja, hal itu sempat memicu ketidakpuasan Baco sebagai korban. Baco berharap, oknum penegak hukum yang telah menganiaya dirinya supaya diproses juga secara pidana.
 Jumat (27/3), Baco kepada Mata Banua mengakui kalau proses hukum pidana sudah mulai berjalan. "Beberapa hari lalu, saya sudah dimintai keterangan secara resmi oleh Sat Reskrim Polres Kotabaru. Ini berarti, ada itikad baik kalau Polres Kotabaru mulai memproses kasus pidananya," bebernya.
 Hanya saja, dalam pemeriksaan itu, Baco mengaku sempat bingung, karena penyidik hanya melakukan pemberkasan untuk pasal penganiayaan saja. Sementara, untuk pasal pengeroyokan dan perampasan, sempat tidak diperiksa.
 "Saya katakan kepada penyidik, kalau cuma pasal penganiayaan yang diproses, saya tak mau menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP). Sebab, ketika saya diperiksa di Bid Propam Polda Kalsel, semua pasal dikaitkan. Saya ingin agar pengaduan saya terkait penganiayaan, pengeroyokan dan perampasan, semuanya diproses. Akhirnya, penyidik mau juga memeriksa saya terkait pasal-pasal lainnya itu," jelasnya.
 Sebelumnya, Wakapolda Kalsel Kombes Pol Damianus Jackie kepada para wartawan dalam kesempatan jumpa pers mengakui kalau ada permintaan dari Irwasum Mabes Polri, agar Polda Kalsel memberikan laporan perkembangan penanganan kasus penganiayaan Baco oleh oknum Kapolsek Sungai Durian.
 "Kita sudah sampaikan ke Mabes Polri kalau kasus tersebut sudah ditangani sesuai ketentuan. Berkas pemeriksaan juga sudah kita limpahkan ke Polres Kotabaru sebagai atasan hukum tersangka. Kita tunggu saja perkembangan penanganan oleh Polres Kotabaru," imbuh Jackie.
 Sebagaimana pernah diberitakan, Baco diduga dianiaya Kapolsek Sei Durian bersama anak buahnya pada Selasa (10/2) di Mapolsek Sungai Durian Resort Kotabaru.
 Dari penuturan Baco, pada hari itu, ia bersama penumpang Juhaimi, Udin dan Ardiansyah dengan menggunakan dua kendaraan, minibus S 7777 BC dan Toyota Kijang DA 3366 FA melintas di Jl Provinsi Kalsel-Kaltim Desa Gendang Timburu, Kecamatan Sungai Durian.
 Tiba-tiba, Baco dikejar Kapolsek Sungai Durian bersama anakbuahnya. Baco kemudian diperintahkan berhenti. Begitu keluar dari mobil Kijang, Baco mengaku langsung dipukul, ditendang pada bagian muka, kepala, perut, dada, punggung dan kaki, oleh Kapolsek bersama Jok. Sebagian pukulan ada dilakukan menggunakan palu dan helm.
 Sesampainya di Mapolsek Sungai Durian, Kapolsek Sungai Durian bersama anak buhanya, Edi, Jok, Val, Ded dan seorang lagi menganiaya kembali sampai Baco pingsan.
 Penganiayaan berlanjut sampai Baco dijemur di bawah terik matahari dari pukul 07.00 sampai pukul 14.00 Wita, tanpa diberikan makan, minum maupun pengobatan. adi
 



1 comment:

Said said...

Waduh bahayanya sungai durian... padahal OM q baru dipindahkan kesana...