Tuesday, March 31, 2009

5.000 Lebih Ineks Bun Poll

Pemilik Bun Pool Diperiksa Rabu Besok
BANJARMASIN - Senin (23/3), Dir Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Sukirman mengatakan bahwa pemilik Bun Pool Jl Sutoyo S No 1 RT 24 Teluk Dalam, Ben sebenarnya tidak lari, karena ada di Banjarmasin. Ben sendiri akan diperiksa Rabu (25/3) besok.
 "Yang tidak diketahui keberadaannya adalah Bud, orang yang tertera di alamat paket. Sedangkan Ben, pemilik Bun Pool masih ada di Banjarmasin dan akan kita mintai keterangan, Rabu (25/3) mendatang," ujar Sukirman.
 Padahal, sebelumnya, petugas kabarnya berupaya mencari Bud, termasuk juga Ben. Menurut sumber, petugas sebenarnya berupaya mencari dua orang ini untuk dimintai keterangan. Namun, keberadaan keduanya tidak diketahui. Bahkan, kerabat keduanya ketika diperiksa juga tidak mengetahui keberadaannya.
 Menurut Sukirman, dalam sebuah organisasi, biasanya yang lebih bertanggung jawab terkait operasional usaha, adalah general manajer atau manajer, bukan pemilik usaha.
 Namun, lanjutnya, pihaknya masih belum menetapkan Bud sebagai tersangka, karena petugas masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap Bud. "Kita masih berupaya mencari tahu, apakah ada keterkaitan langsung antara Bud dengan paket berisi ineks tersebut. Namun, keberadaan Bud ini masih belum kita ketahui," ucapnya.
 Namun, Dir Narkoba mengaku masih belum menetapkan Bud, warga Jl Tembus Mantuil Gg Raya Indah Kelayan Selatan sebagai tersangka. "Kita akan berupaya melakukan pemanggilan terlebih dahulu. Kalau upaya persuasif tidak juga diindahkan, mungkin akan kita masukkan dalam DPO," cetusnya seraya membenarkan hingga saat ini, baru menetapkan seorang sebagai tersangka, yakni Rok alias Rik, penerima paket.
 Disinggung adanya indikasi kerap ditemukannya sabu di Bun Pool, sehingga diduga pemilik Bun Pool juga turut bermain dalam bisnis sabu tersebut, Sukirman mengaku tidak ingin berspekulasi, karena menurutnya justru akan menimbulkan fitnah jika tidak disertai bukti yang kuat.
 Ia menambahkan, pihaknya sedang mengajukan izin penggeledahan tahap kedua dari Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin. "Surat permohonan sudah kita layangkan, namun masih menunggu jawaban apakah izin itu dikeluarkan. Mungkin sore ini, izin tersebut bisa dikeluarkan," paparnya.
 Kecurigaan aparat Dit Narkoba Polda Kalsel bahwa arena biliar, Bun Pool di Jl Sutoyo S No 1 RT 24 Teluk Dalam, Banjarmasin Barat menjadi salah satu peredaran narkoba mungkin ada benarnya. Buktinya, aparat gabungan Sat I dan Sat II Dit Narkoba berhasil membongkar pengiriman paket berisi sekitar 5.000 lebih butir ineks di arena tersebut, Jumat (20/3) menjelang Maghrib.
 Penerima paketan barang haram tersebut, Rok, salah satu staf Bun Pool, tertangkap tangan oleh petugas ketika sedang menerima paketan tersebut dari seorang karyawan jasa pengiriman.
 Di paket berbentuk kotak besar tersebut tertulis nama dan alamat calon penerima, yakni Pak Bud, Buntoso Pool Jl Sutoyo S No 1 RT 24 Banjarmasin.
 Selain menangkap Rok, petugas juga segera mengamankan paket, menyisir setiap sudut ruangan bangunan arena biliar tersebut, serta memasang police line untuk mengamankan area dari pihak tidak berkepentingan. adi



No comments: